Tidak Ada Nama yang Diserahkan, Hasil Paripurna Jatah PDIP Diambil Alih Nasdem dan PKB

Tidak Ada Nama yang Diserahkan, Hasil Paripurna Jatah PDIP Diambil Alih Nasdem dan PKB

CATATAN.CO.ID, Sampit – Paripurna pengesahan alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD Kotawaringin Timur membuat PDIP harus kehilangan jabatannya di komisi. Setelah ditunggu namun nama anggota fraksinya tidak juga diserahkan.

Dalam rapat paripurna itu PDIP akhirnya ditinggal, bahkan jatahnya di Komisi III sebagai ketua diambil oleh Nasdem, sementara Komisi IV wakil ketua diambil oleh PKB.

Rapat paripurna itu awalnya diskor pertama, di mana pimpinan rapat Rudianur memberi kesempatan kepada Sekretaris Dewan, Eka Bima Wardana untuk mengomunikasikan kepada Fraksi PDIP melalui Ketua DPRD Kotim Rinie Anderson.

Namun setelah rapat dibuka lagi, dari pernyataan Bima tidak ada respon. “Kita sudah hubungi via telepon, dan whatsapp, tapi tidak ada tanggapan dari ibu ketua,” tukas Bima, Selasa, 15 Februari 2022.

Pada kesempatan sama fraksi Nasdem menggeser anggotanya yakni Syahbana yang sebelumnya di Komisi II sebagai sekretaris bertukar dengan H Ramli di Komisi III.

Selain itu Rudianur menyarankan kepada Komisi III berembuk untuk menentukan ketua mereka dan Komisi IV menentukan wakil ketua.

Rapat kemudian kedua kalinya di skor, di mana saat dilanjutkan didapat kesepakatan yang mana jatah Ketua Komisi III dari PDIP diserahkan kepada Nasdem yang dijabat oleh Syahbana.

Kemudian Wakil Ketua yang juga awalnya akan diberikan kepada PDIP diserahkan kepada PKB yang dijabat oleh Bima Santoso.

Wakil Ketua DPRD Kotim Rudianur usai rapat menyatakan apa yang sudah mereka jalani sudah sesuai ketentuan dan tata tertib DPRD, dan itu berdasarkan hasil koalisi 5 fraksi yakni Golkar, PAN, Gerindra, Nasdem dan PKB.

Bahkan kata dia mereka tidak ada sama sekali meninggalkan PDIP, karena komunikasi itu sudah dilakukan namun demikian tetap tidak ada nama yang diserahkan oleh PDIP sesuai AKD yang sudah mereka sepakati.

Bilamana PDIP tidak puas dengan hasil itu dan melakukan upaya hukum menurutnya itu persoalan lain dan ada ruangnya tersendiri. (C4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *