CATATAN.CO.ID, Sampit – AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra, resmi menjabat sebagai Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) menggantikan AKBP Resky Maulana Zulkarnain setelah dilaksanakan5a serah terima jabatan di Mapolda Kalteng pada Rabu 9 September 2026 lalu.
AKBP Kadek bukan sosok yang asing lagi di lingkungan mapolres kotim karena pernah menduduki tiga jabatan strategis saat masih berpangkat perwira pertama diantaranya Kasat Intel, Kapolsek Ketapang, dan Kapolse Parenggean.
Dengan dibekali pengalaman tersebut, I Kadek telah Memahami adat istiadat, budaya, dan kearifan lokal masyarakat setempat agar pendekatan kepolisian tidak memicu resistensi.
Selain itu sejatinya Polisi berdarah Bali ini juga mempunyai gambaran persoalan serta potensi konflik sosial dan karakteristik kriminal yang paling sering terjadi di wilayah hukum polres kotim.
Mengingat hal ini, masyarakat berharap AKBP Kadek bisa hadir melindungi, mengayomi, dan melayami Nilai dasar operasional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Bumi Habaring Hurung.
Ketua Rampai Nusantara, Rahmad mengatakan bahwa sebagai masyarakat dirinya menyambut baik pergantian kepemimpinan di Polres Kotawaringin Timur dan mengucapkan selamat datang serta selamat bertugas kepada AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra sebagai Kapolres Kotawaringin Timur yang baru.
Menurutnya, Pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika dan penyegaran organisasi Polri. Kami berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada seluruh masyarakat Kotawaringin Timur.
“Kami juga berharap Kapolres yang baru dapat memperkuat penegakan hukum yang profesional, transparan, humanis dan tidak tebang pilih, terutama terhadap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, seperti peredaran narkotika, perjudian, konflik dan sengketa pertanahan, aktivitas pertambangan ilegal, kebakaran hutan dan lahan, serta berbagai tindak pidana lainnya,” ujarnya.
Rahmad menambahkan yang tidak kalah penting adalah membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan Pemerintah Daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, insan pers serta seluruh elemen masyarakat.
Keamanan dan ketertiban Kotawaringin Timur tidak dapat diwujudkan oleh kepolisian sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama semua pihak. Rahmad berharap setiap laporan dan pengaduan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan kepastian hukum tanpa membedakan latar belakang maupun kedudukan seseorang.
“Hukum harus ditegakkan secara adil: siapa pun yang melanggar diproses sesuai ketentuan hukum, dan masyarakat yang membutuhkan perlindungan harus mendapatkan perlindungan sebagaimana mestinya,”
Kepada Kapolres sebelumnya, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, Rahmad menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian serta dedikasinya selama memimpin Polres Kotawaringin Timur. Semoga sukses dalam mengemban amanah dan tugas di tempat yang baru.
“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Kapolres Kotawaringin Timur yang baru. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Kotawaringin Timur semakin aman, damai, kondusif dan penegakan hukum semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat,” Ungkapnya.(C-20)

