Guru di Kotim Bersemangat Ikuti Bimbingan Teknis Penulisan Balai Bahasa Kalteng

Guru di Kotim Bersemangat Ikuti Bimbingan Teknis Penulisan Balai Bahasa Kalteng

CATATAN.CO.ID, Sampit – Para guru yang mengikuti bimbingan teknis penulisan karya tulis ilmiah dan karya tulis populer oleh Balai Bahasa Kalimantan Tengah, mengaku bersemangat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan dari 18 Januari hingga 21 Januari 2022 itu.

Jadi, salah seorang guru peserta bimtek mengaku sangat bersemangat mengikuti setiap materi soal penulisan yang diberikan. Dia berharap bimbingan yang didapat dari Balai Bahasa Kalimantan Tengah ini bisa menambah kemampuannya dalam menulis karya ilmiah.

“Kegiatan bimbingan teknis penulisan karya tulis Ilmiah ini sangat luar biasa,” ucap Jadi, salah seorang peserta.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Sawahan Sampit ini menambahkan selain mendapatkan ilmu, hasil karya ilmiahnya bisa dipakai untuk kenaikan pangkat terutama bagi guru-guru yang mau naik pangkat terutama  golongan IVB ke IVC.

“Mudah-mudahan dengan adanya bimbingan teknis ini sebagai langkah maju guru untuk senang membuat karya ilmiah,” harapnya.

Untuk diketahui, guru di semua jenjang pendidikan di Kotawaringin Timur dituntut bisa membuat karya tulis ilmiah. Ini penting sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat.

Kepala Balai Bahasa Kalimantan Tengah, Valentina Lovina Tanate menuturkan, berdasarkan peraturan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Permenpan RB) nomor 16 tahun 2009 tetang jabatan fungsional guru, setiap guru yang ingin naik jabatan menjadi  golongan III-B ke atas wajib membuat karya tulis sebagai bukti profesionalisme dalam bertugas.

Sebab itu, ratusan guru diikutkan dalam bimbingan di  bimbingan teknis penulisan karya ilmiah dan karya tulis populer yang digelar oleh Balai Bahasa Kalteng. Dengan adanya bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penulisan karya ilmiah.

“Ini  sebagai upaya Balai Bahasa Kalteng untuk membantu para guru. Karena sesuai aturan pemerintah, ketika ingin naik pangkat harus ada karya tulis yang dihasilkan oleh guru,” ujarnya, Selasa (18/1).(C1)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *