Tindak Tegas Truk Bahayakan Keselamatan Pengguna Jalan Lain

Tindak Tegas Truk Bahayakan Keselamatan Pengguna Jalan Lain

CATATAN.CO.ID, Sampit – Ketua Komisi IV DPRD Kotim, Muhammad Kurniawan Anwar meminta truk yang ugal-ugalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya agar ditindak tegas.

Bahkan kata dia aksi ugal-ugalan itu dilakukan di jalanan dalam Kota Sampit, dari itu dirinya berharap hal serupa tidak terulang kembali.

“Saya minta agar sopir truk yang demikian harus dilakukan penindakan tegas supaya ada efek jeranya,” katanya, Rabu, 9 Maret 2022.

Kurniawan mengimbau kesadaran para sopir agar memikirkan keselamatan masyarakat. Pemilik angkutan juga jangan tutup mata dengan hal seperti ini. Jangan sampai ada lagi korban.

Kurniawan terus menyoroti masalah ini Lain menurutnya ini sangat penting dan menyangkut keselamatan masyarakat. Sangat ironis jika sopir, pemilik angkutan maupun pemerintah daerah tutup mata terhadap risiko ini.

Kondisi ini juga kata dia sangat disayangkan, apalagi dengan perilaku sopir yang dinilai mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya. Jangan sampai ada truk yang tidak layak namun dipaksakan beroperasi. Hal ini harus disikapi secara serius agar tidak sampai menimbulkan masalah

Kurniawan juga mempertanyakan komitmen Dinas Perhubungan dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah, khususnya melarang truk melintasi jalan dalam kota Sampit.

Lemahnya pengawasan membuat kendaraan-kendaraan besar dan berat itu dengan mudah hilir-mudik melintasi jalan dalam kota.

“Kalau kondisi seperti ini dibiarkan dan tidak ada tindakan tegas, kami khawatir jalan dalam kota akan cepat rusak lagi, yang lebih dikhawatirkan, ini bisa meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas karena dimensi kendaraan itu besar dan berat,” tegas Kurniawan.

Kurniawan berharap pemerintah daerah konsisten dalam mendukung tekad pemerintah pusat untuk mewujudkan bebas dari kendaraan over dimension over loading (ODOL) pada 2023.

Kebijakan itu harus didukung di daerah, terlebih di Kotawaringin Timur yang memiliki ribuan truk operasional perusahaan perkebunan, pertambangan, kehutanan dan bidang lainnya. (C4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *