CATATAN.CO.ID, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery mengapresiasi Wali Kota, Fairid Naparin yang dengan sigap menuntaskan masalah antrean kendaraan di sejumlah SPBU.
Upaya yang dilakukan Pemko Palangka Raya dengan mengadakan rapat koordinasi bersama Pertamina, pengelola SPBU dan berbagai stakeholder untuk membahas kelangkaan BBM yang sudah berlangsung beberapa hari.
“Saat ini hasilnya mulai kelihatan. Sudah dua hari ini ada perubahan signifikan. Tidak ada antrean pangkang lagi pasca dilakukan rapat dengan Pertamina, Jumat malam,” kata politisi Golkar ini, Minggu 10 Mei 2026.
Khemal mengatakan saat ini distribusi BBM jauh lebih baik dibanding beberapa hari sebelumnya. Masyarakat lebih mudah mendapatkan BBM jenis Pertalite maupun Pertamax tanpa harus antre berjam-jam.
Anggota dewan tiga periode ini mendukung kebijakan pengoperasian 7 SPBU selama 1×24 jam dan sebagian lainnya hingga pukul 01.00 WIB. Kebijakan menjadi solusi nyata untuk mengurai penumpukan antrean di SPBU.
Di sisi lain pihaknya meminta jajaran Pemko Palangka Raya untuk terus melakukan pengawasan supaya kelangkaan BBM terulang lagi dan jangan sampai kuota BBM untuk Palangka Raya sebanyak 205 kiloliter dikurangi lagi. (*)











