Pajak Kafe dan Kuliner Perlu Dioptimalkan Lagi

IMG 20260520 WA0042
Anggto Komisi I DPRD Palangkaraya, Khemal Nasery.

CATATAN.CO.ID, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery menyebut saat ini Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) dari usaha kafe dan kuliner menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup besar.

Oleh karena itu pihaknya mendorong potensi PAD ini terus dimaksimalkan lagi, karena pertumbuhan usaha sektor ini terus tumbuh, sehingga dinas teknis harus terus melakukan pendataan terhadap objek pajak yang belum terdata.

“Sektor ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah. Sektor ini punya potensi besar dalam menyumbang PAD,” ujarnya, Sabtu 25 April 2026.

Di sisi lain Khemal melihat realisasi penerimaan pajak dari sektor ini masih belum optimal sehingga perlu dimaksimalkan lagi pengawasan serta kepatuhan wajib pajak, hingga sistem pendataan.

Menurut politisi Golkar ini bahwa potensinya yang besar, tapi kalau tidak dikelola dengan baik maka tidak akan maksimal, sehingga perlu ada inovasi dan pengawasan.

Pihaknya mendorong pemko lebih serius mengoptimalkan sektor kuliner dan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi sekaligus memastikan kontribusi pajaknya bisa dirasakan secara maksimal untuk pembangunan kota. (*)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *