Sekolah yang Capaian Vaksinasi Rendah Dilarang Laksanakan PTM

Sekolah yang Capaian Vaksinasi Rendah Dilarang Laksanakan PTM

CATATAN.CO.ID, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor memerintahkan kepala Dinas Pendidikan setempat untuk membuat surat edaran agar sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk melakukan vaksinasi terhadap siswanya.

Jika capaian vaksinasi di satuan pendidikan rendah maka dilarang melaksanakan pembelajaran tatap muka atau PTM. Sekolah yang capaiannya belum memadai hanya boleh belajar mengajar secara daring atau dalam jaringan.

“Masih ada sekolah yang siswanya banyak belum divaksin. Saya minta sekolah tersebut diberi waktu untuk vaksinasi. Jika tidak maka harus laksanakan pembelajaran secara daring,” ujar Bupati Kotim Halikinnor, Kamis, 17 Maret 2022.

Halikin meminta agar sekolah mencari formula sehingga siswanya mau divaksin. Jika memang tidak mau divaksin, maka sekolah tersebut harus ditutup dulu, jangan sampai ada tatap muka.

“Siswa sangat penting divaksin agar aktivitas belajar mengajar berjalan aman dan nyaman,” kata Halikinnor.

Ia meminta agar hal tersebut segera disampaikan kepada kepala sekolah. Agar mereka bisa segera merealisasikan vaksinasi terhadap warga sekolah. Sehingga dapat maksimal dalam pencapaian vaksinasi pelajar di daerah ini.

Sekolah yang Capaian Vaksinasi Rendah Dilarang Laksanakan PTM

CATATAN.CO.ID, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor memerintahkan kepala Dinas Pendidikan setempat untuk membuat surat edaran agar sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk melakukan vaksinasi terhadap siswanya.

Jika capaian vaksinasi di satuan pendidikan rendah maka dilarang melaksanakan pembelajaran tatap muka atau PTM. Sekolah yang capaiannya belum memadai hanya boleh belajar mengajar secara daring atau dalam jaringan.

“Masih ada sekolah yang siswanya banyak belum divaksin. Saya minta sekolah tersebut diberi waktu untuk vaksinasi. Jika tidak maka harus laksanakan pembelajaran secara daring,” ujar Bupati Kotim Halikinnor, Kamis, 17 Maret 2022.

Halikin meminta agar sekolah mencari formula sehingga siswanya mau divaksin. Jika memang tidak mau divaksin, maka sekolah tersebut harus ditutup dulu, jangan sampai ada tatap muka.

“Siswa sangat penting divaksin agar aktivitas belajar mengajar berjalan aman dan nyaman,” kata Halikinnor.

Ia meminta agar hal tersebut segera disampaikan kepada kepala sekolah. Agar mereka bisa segera merealisasikan vaksinasi terhadap warga sekolah. Sehingga dapat maksimal dalam pencapaian vaksinasi pelajar di daerah ini. (C3)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *