CATATAN.CO.ID, Sampit – Puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi pemerintah daerah turun langsung memunguti sampah dan memangkas rumput liar di kawasan Islamic Center Sampit, Jumat (13/2/2026) pagi. Di bawah terik matahari yang mulai meninggi, mereka bergerak bersama dalam semangat gotong royong memperingati Gerakan Nasional Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dipusatkan di Jalan Jenderal Sudirman Km 04, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Aksi bersih-bersih dipimpin langsung Kapolsek Ketapang Polres Kotim, AKP Anis.
Personel yang terlibat berasal dari Kodim 1015/Sampit, Polres Kotim, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotim, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Kotim. Turut hadir perwakilan dari masing-masing instansi, di antaranya Bintara Penghubung Peltu Setio Utomo mewakili Dandim 1015/Sampit serta Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Sumari mewakili Dinas Lingkungan Hidup.
Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta mengikuti apel pengecekan personel dan arahan yang dipimpin AKP Anis selaku perwira pengendali (padal). Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa sasaran utama kegiatan adalah pembersihan sampah dan rumput liar di sekitar area Islamic Center yang menjadi salah satu ikon keagamaan dan ruang publik di Sampit.
“Sasaran kegiatan gotong royong ini adalah pembersihan sampah dan rumput di sekitar lingkungan Islamic Center. Ini bagian dari kepedulian kita bersama terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Anis.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan terhadap program Pemerintah Republik Indonesia sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menginstruksikan pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri secara serentak di berbagai daerah.
Selama lebih dari dua jam, personel tampak menyebar ke sejumlah titik. Ada yang menyapu halaman, mengumpulkan sampah plastik ke dalam karung, hingga memangkas rumput yang tumbuh di tepi jalan dan taman sekitar. Beberapa warga yang melintas tampak mengapresiasi kegiatan tersebut, bahkan ada yang ikut membantu secara sukarela.
Salah seorang petugas kebersihan mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena area yang dibersihkan cukup luas dan membutuhkan tenaga tambahan.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.10 WIB. Selama pelaksanaan, situasi berlangsung aman dan kondusif.
Gerakan Indonesia Asri sendiri bertujuan mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman. Melalui kolaborasi lintas instansi dan partisipasi masyarakat, semangat gotong royong diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga budaya yang terus hidup di tengah masyarakat. (C-A)









