Pemprov Kalteng Gelontorkan 2.000 Paket Bahan Pokok Bersubsidi di Sampit

Pemprov Kalteng Gelontorkan 2.000 Paket Bahan Pokok Bersubsidi di Sampit

CATATAN.CO.ID, Sampit – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelontorkan 2.000 paket bahan pokok bersubsidi untuk membantu pengendalian inflasi di Kabupaten Kotawaringin Timur. Penyalurannya dilakukan melalui pasar penyeimbang.

Kepala Dinas Ketahan Pangan Provinsi Kalteng Riza Rahmadi mengatakan, pasar penyeimbang dilaksanakan di dua lokasi di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yaitu Masjid Al Falah Kelurahan Mentawa Baru Hulu dan Masjid Jami Kelurahan Mentawa Baru Hilir. Masing-masing lokasi dipasok 1.000 paket bahan pokok penting yang disubsidi, sehingga totalnya 2.000 paket.

“Ini sesuai arahan Pak Gubernur, upaya terus kita gencarkan, salah satunya melalui pasar penyeimbang. Hari ini lokasinya kita pilih dekat dengan permukiman padat penduduk agar masyarakat lebih mudah datang ke lokasi kegiatan,” kata Riza di Sampit, Minggu 27 November 2022.

Riza menjelaskan, setiap paket yang didistribusikan tersebut senilai Rp150.000 berisi bahan pokok penting seperti beras, minyak goreng, gula dan lainnya. Warga hanya membayar Rp50.000 karena pemerintah provinsi memberi subsidi Rp100.000 untuk setiap paketnya.

“Pemerintah provinsi terus menggelar pasar penyeimbang ini karena dinilai sangat membantu masyarakat. Pelaksanaan di kawasan permukiman padat ini juga atas usulan warga kepada pemerintah daerah,” kata Riza.

Sekretaris Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Irwansyah didampingi Lurah Mentawa Baru Hilir Rita Purwanto turut menyambut antusias kegiatan ini. Dia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah membantu warga mereka melalui pasar penyeimbang.

Menurutnya, pasar penyeimbang ini merupakan upaya menekan inflasi. Daya beli masyarakat menurun sehingga Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berupaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan tingkat inflasi.

“Mudah-mudahan pasar penyeimbang ini bisa menurunkan inflasi. Kali ini digelar di kawasan permukiman dengan harapan kita supaya benar-benar menyentuh kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah ingin masyarakat mudah menjangkau dan mengetahui bahwa ini benar-benar tepat sasaran,” harap Irpansyah.

Sementara itu, warga sangat antusias menyambut pasar penyeimbang itu. Subsidi yang diberikan pemerintah membuat masyarakat sangat terbantu karena bisa membeli bahan pokok dengan harga sangat murah dibanding di pasaran.

“Alhamdulillah. Kami sangat berterima kasih karena ini sangat membantu. Harganya jelas jauh lebih murah dibanding di pasar. Mudah-mudahan pak gubernur bisa rutin menggelar pasar penyeimbang ini sehingga bisa meringankan beban kami masyarakat kecil ini,” kata kata Rusdi, salah seorang warga. (C2)

HARI JADI KE 70 KOTIM

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *