Lestarikan Bahasa Sampit

Lestarikan Bahasa Sampit

CATATAN.CO,ID Sampit – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengajak masyarakat untuk tetap melestarikan Bahasa Sampit. Bahasa Sampit merupakan bahasa ibu atau bahasa daerah yang harus menjadi kebanggaan bagi masyarakat bumi habaring hurung.

“Sebagian besar masyarakat Sampit tidak bisa berbahasa Sampit. Mari kita jaga dan lestarikan agar tidak punah,” imbuh Halikin, Senin, 16 Januari 2023.

Halikin mengaku prihatin karena Bahasa Sampit dinilai kini mulai ditinggalkan. Banyak orang tua bangga melihat anaknya pandai berbicara bahasa asing, namun lupa mengajarkan untuk berbahasa daerah.

Kondisi ini dinilai akan membuat Bahasa Sampit lambat laun tidak lagi dikenal. Karena generasi penerus tidak menggunakan bahasa daerah lagi.

Halikin mengapresiasi pelaku seni ‘Tumbur Sampit’ dari Kecamatan Seranau. Youtuber ini memperkenalkan Bahasa Sampit melalui karya drama.

“Luar biasa ‘Tumbur Sampit’ perlu dicontoh. Memperkenalkan Bahasa Sampit,” kata dia.

‘Tumbur Sampit’ merupakan komunitas Youtuber dari Sampit terdiri dari lima pemain utama, yakni Norma Susanti alias Acil Enor, Muhammad Zainudin alias Utuh Kalenjer, Rayhan alias Aluh Abut, Elmi Rosana alias Enjot Sang Pelakor, Dedi alias Ijul Siwah. Mereka menggunakan Bahasa Sampit dalam setiap dramanya dengan teks subtitle Bahasa Indonesia. (C4)

HARI JADI KE 70 KOTIM

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *