Terowongan Nur Mentaya Pecahkan Rekor MURI, PJU dengan Ornamen Terbaik dan Unit Terbanyak

Terowongan Nur Mentaya Pecahkan Rekor MURI, PJU dengan Ornamen Terbaik dan Unit Terbanyak

CATATAN.CO.ID, Sampit -Terowongan Nur Mentaya kebanggaan warga Sampit memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan ornamen terbaik dan unit terbanyak.

“Saya pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada MURI. Kita mendapatkan rekor MURI dengan jenis lampu dan unit terbanyak. Dan, ini luar biasa!” kata Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, Minggu, 8 Januari 2023.

Ia pun mengaku, penghargaan tersebut merupakan sebuah kejutan atau surprise bagi Kabupaten Kotim. Bukan untuk dirinya saja, melainkan bagi seluruh masyarakat Kotim.

Halikin mengatakan, biasanya jika ada sesi penyerahan penghargaan rekor MURI, pihaknya akan mengkondisikan prosesinya secara simbolik.

“Karena, di luar ekspektasi saya. Sama sekali saya nggak mengira kalau malam ini kita mendapatkan rekor MURI ini. Saya sendiri tidak tahu. Kalau akan dapat rekor MURI,” tuturnya.

Menurutnya, penghargaan rekor MURI tersebut menjadi kado yang luar biasa bagi Kabupaten Kotim di hari jadi yang ke-70.

“Hebat! Masyarakat Kotim luar biasa. Apalagi, kalau bergotong royong dan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Halikin menerima penyerahan penghargaan Rekor MURI tersebut diterima kala menghadiri malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun Kotim ke-70, Hasupa Hasundau di kawasan Terowongan Nur Mentaya, Sabtu, 7 Januari 2023.

Gelaran Hasupa Hasundau itu pun berjalan sangat meriah. Diperkirakan sekitar puluhan ribu warga Kota Sampit memadati kawasan Terowongan Nur Mentaya yang memang ditutup akses jalannya untuk kendaraan guna melangsungkan acara tersebut.

“Antusiasme warga luar biasa. Saya lihat begitu banyak seperti lautan manusia. Tapi tetap bisa (berjalan) tertib, aman, damai. Ini luar biasa. Makanya, saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur,” demikian Halikin. (C10)

Terowongan Nur Mentaya kebanggaan warga Sampit memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai tiang lampu jalan dengan hiasan ornamen etnik terbanyak.

“Saya pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada MURI. Kita mendapatkan rekor MURI dengan jenis lampu dengan hiasan ornamen etnik terbanyak. Dan, ini luar biasa!” kata Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, Minggu, 8 Januari 2023.

Ia pun mengaku, penghargaan tersebut merupakan sebuah kejutan atau surprise bagi Kabupaten Kotim. Bukan untuk dirinya saja, melainkan bagi seluruh masyarakat Kotim.

Halikin mengatakan, biasanya jika ada penyerahan penghargaan rekor MURI, pihaknya akan mengkondisikan prosesi penyerahannya secara simbolik.

“Karena, di luar ekspektasi saya. Sama sekali saya nggak mengira kalau malam ini kita mendapatkan rekor MURI ini. Saya sendiri tidak tahu. Kalau akan dapat rekor MURI,” tuturnya.

Menurutnya, penghargaan rekor MURI tersebut merupakan sebuah kado yang luar biasa bagi Kabupaten Kotim di hari jadi yang ke-70.

“Hebat! Masyarakat Kotim luar biasa. Apalagi, kalau bergotong royong dan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Halikin menerima penyerahan penghargaan Rekor MURI tersebut diterima kala menghadiri malam puncak perayaan Hari Jadib ke-70 Kotim, Hasupa Hasundau di kawasan Terowongan Nur Mentaya, Sabtu, 7 Januari 2023.

Gelaran Hasupa Hasundau itu pun berjalan sangat meriah. Diperkirakan sekitar puluhan ribu warga Kota Sampit memadati kawasan Terowongan Nur Mentaya yang memang ditutup akses jalannya untuk kendaraan guna melangsungkan acara tersebut.

“Antusiasme warga luar biasa. Saya lihat begitu banyak seperti lautan manusia. Tapi tetap berjalan tertib, aman, damai. Ini luar biasa. Makanya, saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur,” demikian Halikin. (C10)

HARI JADI KE 70 KOTIM
administrator

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *