CATATAN.CO.ID, Kasongan – Sebuah rumah dan Toko Monic di Jalan Soekarno-Hatta Kasongan Kabupaten Katingan terbakar, Senin, 20 November 2023 sekitar pukul 17.15 WIB. Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut.
Kebakaran rumah dan toko berkonstruksi beton milik Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Katingan itu ditaksir mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Pasalnya, selain bangunan rumah, si jago merah juga merembet ke bangunan toko yang letaknya menyatu dengan bangunan rumah itu hingga tidak sedikit barang dagangan juga ikut terbakar.
Dari informasi yang dihimpun media ini, kobaran api mulai terlihat membumbung sekitar pukul 17.15 WIB. Mulanya kepulan asap terlihat sedikit, namun kemudian api membesar hingga menghanguskan sebagian besar bangunan rumah.
Kobaran api kemudian merembet di bagian toko yang ada disebelah, yang bangunannya menyatu dengan rumah. Api juga dengan cepat membakar sebagian toko dan melalap sebagian barang dagangannya.
Beruntung tidak lama berselang tim pemadam dari Damkar Katingan dan BPBD serta relawan segera tiba di lokasi dan menyemprotkan air ke arah bangunan terbakar. Sekitar 30 menit kemudian api dapat dikuasai.
Kebakaran rumah dan Toko Monic tersebut menyebabkan arus lalulintas di Jalan Soekarno – Hatta Kasongan macet, terutama untuk kendaraan roda empat dan besar lainnya. Sebab ruas jalan di sekitar itu ramai hilir mudik mobil pemadam.
Kebakaran tersebut juga menyita perhatian warga Kasongan dengan mendatangi tempat itu untuk melihat dari jarak dekat hingga menyebabkan tumpukan warga.
“Sebab musababnya kita tidak tahu, mungkin pihak kepolisian yang nantinya bisa memberikan keterangan, namun dugaan sementara kemungkinan karena korsleting listrik (arus pendek),” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (PPBD) Katingan, Markus yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).
Markus mengaku pihaknya mengerahkan tiga buah mobil tangki pemadam, kemudian dari pihak Damkar juga mengerahkan tiga buah mobil pemadam. Markus menuturkan rumah dan Toko Movic yang terbakar itu milik Yusuf, yang menjabat Sekretaris Dinas Kominfo Katingan.
“Dari informasi, Yusuf sedang tugas dinas di Jakarta, namun istrinya ada di sini,” tambah Markus. Hingga berita ini dipublish, sejumlah anggota kepolisian tengah melakukan penyelidikan termasuk memasang garis polisi di TKP. (C6)