Hatukep Itah Samandiai Kotim akan Mengadakan Musperhis Ke-1

Hatukep Itah Samandiai Kotim akan Mengadakan Musperhis Ke-1

CATATAN.CO.ID, Sampit – Badan Pengurus Perkumpulan (BPP) Hatukep Itah Samandiai (HIS) akan mengadakan Musyawarah Perkumpulan HIS ke-1. Ini mengingat masa kepengurusan HIS yang akan berakhir Juni 2022 mendatang. Dalam musyarawah ini nantinya akan dipilih ketua dan kepengurusan baru.

“Lebih dari 100 komunitas akan berperan dalam pemilihan ketua baru nanti,” ungkap Ketua Umum HIS Kotim, Wawan Setiawan Marang, kepada catatan.co.id Senin, 31 Januari 2022.

Sebelum mengadakan Musperhis, BPP HIS telah mengadakan Rapat Koordinasi HIS. Dalam rapat ini juga dilaksanakan verifikasi anggota komunitas perkumpulan.

Wawan berharap kepengurusan HIS yang baru nanti dapat melanjutkan perjuangan membangun silaturahmi dan solidaritas antar-komunitas.

“Serta lebih membenahi administrasi dan organisasi lebih rapi, mengingat perkumpulan HIS adalah organisasi yang menjadi forum dan penghimpun komunitas, lebih dari 100 komunitas. Sebab ini merupakan tugas dan tanggung jawab besar,” ujarnya.

Menurut Wawan, Anggaran Dasar (AD) Anggaran Rumah Tangga (ART) HIS kini sudah cukup jelas sebagai acuan organisasi. HIS kini pun telah ikut berperan membangun daerah dan sumber daya manusia melalui masyarakat komunitas melalui pengembangan masyarakat dan industri kreatif.

Untuk diketahui, HIS merupakan organisasi perhimpunan sekaligus forum komunitas. Himpunan ini berfokus pada pengembangan SDM untuk menjalin koordinasi,silaturahmi, sinergi dan kolaborasi yang lebih terorganisasi.

Saat ini ada sekitar 100 lebih komunitas yang terhimpun dalam HIS. Di antaranya komunitas otomotif, seni, hobi, olahraga, dan lain-lainnya.

“Sesuai dengan visi utama HIS yakni pengembangan SDM kreatif dan produktif.
Melalui HIS komunitas tidak hanya sekadar kumpul, tapi tempat pengembangan diri dan membuka jaringan lebih luas,” pungkasnya. (C1) 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *