Halikin: Masyarakat Jangan Pelit Bayar Guru Ngaji Anaknya

Halikin: Masyarakat Jangan Pelit Bayar Guru Ngaji Anaknya

CATATAN.CO.ID, Sampit – Masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diminta agar jangan pelit dalam membayar guru ngaji. Karena mereka juga membutuhkan biaya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Jangan bedakan pembayaran guru ngaji dengan les Bahasa Inggris. Karena untuk orang muslim, tentu ilmu agama lebih penting sebagai modal akhirat kelak,” ujar Bupati Kotim Halikinnor, Senin, 10 Januari 2022.

Dirinya mengungkapkan, saat ini tidak sedikit umat muslim di Kotim yang rela merogoh kocek hingga Rp 1 juta untuk bayar guru Bahasa Inggris. Namun saat membayar guru ngaji hanya ratusan ribu, bahkan ada yang hanya puluhan ribu saja.

“Harusnya kalau memberi guru ngaji itu lebih besar. Karena ada saja yang cuma kasih Rp 20 ribu. Tentu ini sangat tidak layak lah,” kata Halikinnor.

Ilmu agama, apalagi belajar membaca kitab suci Al Qur’an adalah wajib bagi umat muslim. Dan itulah yang seharusnya diperhatikan, terutama bagi para pengajarnya.

“Belajar membaca dan memahami Al Qur’an adalah hal wajib, karena itu yang akan menjadi bekal kita nantinya menghadap Allah SWT,” terang Halikinnor. (C3)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *