DPRD Kotim Tunggu Terobosan Bappelitbangda Akomodasi Aspirasi Masyarakat

DPRD Kotim Tunggu Terobosan Bappelitbangda Akomodasi Aspirasi Masyarakat

CATATAN.CO.ID, Sampit – Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur menyoroti kinerja Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) setempat yang menurut mereka belum maksimal.

Bappelitbangda diharapkan membuat terobosan dalam menjawab banyaknya aspirasi masyarakat yang selama ini disampaikan namun belum juga dipenuhi.

“Kami menilai Bappelitbangda Kotim minim menyerap suara masyarakat. Kami belum melihat ada inovasi di Bappelitbanda Kotim. Harusnya sudah ada terobosan yang bisa dirasakan masyarakat,” kata Ketua Komisi IV Muhammad Kurniawan Anwar, Senin 21 Februari 2022.

Menurut Kurniawan, salah satu tugas pokok Bappelitbangda adalah pada bidang perencanaan. Untuk itu organisasi perangkat daerah ini berperan penting dalam mengakomodasi program-program yang bisa menjawab aspirasi dan harapan masyarakat.

Selama ini banyak usulan yang disampaikan masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di tingkat desa atau kelurahan, kecamatan hingga kabupaten.

Usulan-usulan itu cukup beragam seperti harapan adanya bantuan bagi petani, hingga pembangunan infrastruktur agar mempermudah mobilisasi hasil pertanian dari perkebunan menuju pasar dan lainnya.

“Namun selama ini hasil musrenbang desa dan kelurahan saja banyak yang tidak terakomodir. Jadi selama ini apa saja yang dilakukan Bappelitbangda? Masa mau seperti ini terus?” tegas Sekretaris Fraksi PAN.

Tugas pokok dan fungsi Bappelitbangda telah diatur dalam Peraturan Bupati tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Pada Pasal 4 disebutkan bahwa Bappelitbangda mempunyai tugas pokok membantu bupati melaksanakan penyusunan perencanaan, pengendalian dan mengevaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah, penyelenggaraan penelitian dan pengembangan serta penilaian atas pelaksanaannya.

Langkah konkretnya diantaranya menyelenggarakan fungsi penyusunan RPJPD, RPJMD, dan RKPD serta pengoptimalisasian kinerja badan tersebut untuk mencapai visi dan misi kabupaten.

Kurniawan menilai, harus ada gagasan yang bisa dirasakan hingga ke masyarakat perdesaan. Hal ini penting agar masyarakat di pelosok juga merasakan pemerataan pembangunan daerah

“Bisa saja, Bappelitbangda membuat perencanaan agar setiap desa memiliki unggulan. Ada desa yang penghasil ikan, ayam, telur, sayur, beras dan lain-lain. Sehingga, apabila desa tersebut memiliki produk unggulan, maka Bappelitbangda bisa memberikan arah yang jelas untuk pengembangannya,” tegas Kurniawan.

Komisi IV sebagai representatif dari masyarakat, berencana melaksanakan rapat kerja evaluasi kinerja 2021 dan capaian tahun anggaran 2022. Tujuannya untuk melihat sejauh mana anggaran yang selama ini digunakan Bappelitbangda dapat berdampak positif bagi masyarakat. (C2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *