Bangunan Belum Jadi, Sejumlah Pedagang Pasar Mangkikit Sudah Ada yang Setor Ratusan Juta 

Bangunan Belum Jadi, Sejumlah Pedagang Pasar Mangkikit Sudah Ada yang Setor Ratusan Juta 

CATATAN.CO.ID, Sampit – Pembangunan Pasar Mangkikit yang tak kunjung rampung menciptakan masalah baru. Kali ini sejumlah pedagang yang sudah menyetor untuk pembelian lapak, kos dan kios untuk pasar yang berada di Jalan Pangeran Antasari itu berupaya agar uangnya bisa dikembalikan.

“Saya sudah setor Rp 25 juta, bahkan ada pedagang lain setor sampai ratusan juta. Kami berharap uang kami bisa kembali,” kata salah seorang pedagang, Senin, 17 Januari 2022.

Mengkhawatirkannya lagi, sejumlah pedagang ada yang terlanjur setor melalui pejabat dinas terkait. Sementara pejabat yang terlibat saat itu , beberapa di antaranya sudah pensiun.

Sejumlah pedagang yang terlanjur setor ke pihak PT Herald Eranio Jaya, pihak ketiga yang membangun pasar itu, kini sedang berjuang menuntut hak mereka kembali. Salah satunya dengan mendata pedagang yang telah bayar dibuktikan dengan kuitansi atau bukti pembayaran, Sabtu, 15 Januari 2022.

Jumlah uang yang disetor pedagang ini bervariasi. Ada yang sudah setor puluhan juta bahkan ada yang ratusan juta. Ini terjadi lantaran satu orang pedagang ada yang memesan lapak lebih dari satu.

Sementara terkait ini, Ketua Pengurus Pasar Mangkikit, Ahmad Soleh belum berani memberikan komentar lebih lanjut. Dia mengaku hanya hadir dan memfasilitasi pendataan pedagang yang terlanjur membayar.

“Pengurus hanya bisa berusaha membantu memfasitaai pedagang yang terlanjur setor dengan mengikuti pendataan” kata Soleh.

Para pedagang berinisiatif mendata kembali pedagang yang telah bayar karena khawatir uang mereka hilang begitu saja. Apalagi mereka mendapat kabar bahwa Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur akan mengambil alih pembangunan pasar yang biasa disebut pasar subuh ini.

Untuk diketahui, awalnya pembangunannya Pasar Mangkikit dilaksanakan dengan sistem Built Operate Transfer (BOT), artinya pembangunan dilaksanakan oleh pihak ketiga dalam hal ini adalah PT Herald Eranio Jaya.

Para pedagang pun diminta mencicil uang muka hingga angsuran untuk kios atau lapak di Pasar Mangkikit. Tapi ada juga yang memilih aman dengan tidak menyetor terlebih dahulu menunggu bangunan pasar sampai jadi. Namun seiring berjalannya waktu pembangunan tak kunjung selesai.

Pembangunan pasar ditandai dengan peletakan yang batu pertama, 22 Februari 2015 lalu. Pembangunan pasar itu diperkirakan akan menghabiskan dana lebih dari Rp 20 miliar.

Rencananya, Pasar Mangkikit akan dibangun tiga lantai dengan rencana awal berkapasitas 578 kios. Selama pasar itu dibangun, pedagang di relokasi penampungan di samping Markas Kodim 1015 Sampit tepat di belakang Pasar Mangkikit. (C1) 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *