Warga Babaung Diserang Buaya di Muara Sungai, Polisi Tingkatkan Patroli

2278bc56 1477 42b5 9e7d dc0c313d975a.jpg
2278bc56 1477 42b5 9e7d dc0c313d975a.jpg

CATATAN.CO.ID, Sampit – Seorang warga pesisir di Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, menjadi korban serangan buaya saat mencari udang di aliran sungai, Jumat, 13 Februari 2026 pagi.

Korban berinisial TS (59), warga Desa Babaung, diserang predator tersebut ketika memasang perangkap udang tradisional di muara Sungai Babaung sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, korban turun ke air bersama seorang rekannya.

Kasi Humas Polres Kotawaringin Timur, Edy Wiyoko, mewakili Kapolres AKBP Resky Maulana Zulkarnain, menerangkan serangan terjadi secara mendadak ketika tangan kiri korban sedang memegang alat perangkap.

Menurutnya, moncong buaya sempat tersangkut pada perangkap sehingga korban berupaya melepaskan diri dengan memukul kepala hewan tersebut menggunakan tangan kanan hingga gigitan terlepas.

“Korban berhasil melepaskan diri, namun mengalami luka robek pada tangan kiri dan harus mendapat beberapa jahitan,” ujarnya, Senin, 16 Februari 2026z

Setelah mendapat penanganan medis, kondisi korban berangsur pulih dan kini menjalani perawatan di rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pasca-insiden tersebut, jajaran Polsek Hanaut melakukan pemantauan dan menyambangi rumah korban sekaligus memberikan imbauan kepada warga sekitar agar lebih waspada.

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama di kawasan muara yang dikenal sebagai habitat satwa liar. Warga juga diminta tidak turun ke air sendirian serta selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar lebih berhati-hati saat mencari ikan maupun udang di perairan alami. (C-20)

BERITA TERKAIT