Operasi Ketupat Telabang 2023 di Kotim 150 Personel Gabungan Siaga

Kapolres Kotim AKBP Sarpani saat diwawancara awak media setelah apel Operasi Ketupat Telabang 2023 Senin 17 April 2023
Kapolres Kotim AKBP Sarpani saat diwawancara awak media setelah apel Operasi Ketupat Telabang 2023 Senin 17 April 2023

CATATAN.CI.ID, Sampit – Menghadapi Lebaran dan Pascalebaran Idulfitri sebanyak 150 gabungan disiagakan menjaga keamanan di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Memastikan kesiapan sarana dan prasarana mengamankan momentum hari besar tersebut apel Operasi Ketupat Telabang 2023 dilakukan.

Operasi Ketupat Telabang 2023 akan berlangsung sejak Selasa 18 April 2023 sampai 1 Mei 2023.

Apel Operasi Ketupat Telabang 2023 dipimpin Kapolres Kotim, AKBP Sarpani bertempat di halaman bupati Kotim.

“Kapolri bersama stakeholder terkait telah berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal dibandingkan tahun lalu,” Sarpani, Senin, 17 April 2023.

Sarpani menambahkan, operasi terpusat dengan sandi operasi Ketupat Telabang tahun 2023 yang dilaksanakan selama 14 hari ke depan. Ini diawali dengan kegiatan rutin dan ditingkatkan serta dilaksanakan sinergitas antara Polri, Pemda dan TNI.

Dalam rangka Operasi Ketupat Telabang 2023, Polres Kotim kerahkan 150 personel, selain itu juga akan ada dari Kodim 1015 Sampit, dari perangkat daerah, dan Pramuka.

“Personel dari Polres yang tergabung 150, dari Kodim juga ada backup. Sangat luar biasa, terus nanti dari perangkat daerah di bawah kendali pak bupati juga sudah membantu kami termasuk rekan-rekan humas dan Pramuka juga,” katanya.

Adapun fokus pengamanan untuk arus mudik yakni pada objek-objek vital seperti pelabuhan yang memang mengalami peningkatan hampir 40% persen-50 persen penumpang dibandingkan tahun lalu.

Selain itu Polres Kotim juga siap mengamankan berbagai rangkaian pada saat Idulfitri mulai dari takbiran keliling yang sudah direncanakan dan akan dirapatkan konsepnya.

Berlanjut dengan pengamanan salat Ied ditempat-tempat yang sudah ditentukan dan setelahnya akan difokuskan ketempat wisata.

“Gelar pasukan ini merupakan bentuk persiapan terakhir dalam pelaksanaan operasi sehingga kita bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun pemudik, konsepnya bagaimana kita ikuti, kita siap mengamankan,”pungkasnya. (C11)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *