Waspada Karhutla! Dua Titik Panas Terdeteksi di Teluk Sampit

Peta sebaran titik panas di Indonesia, Selasa (27/9).

CATATAN.CO.ID, Sampit – Kebakaran hutan dan kahan kembali menghantui Kabupaten Kotawaringin Timur. Pasalnya, sejumlah titik panas yang diyakini sebagai kebakaran hutan dan lahan mulai bermunculan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit titik panas kembali bermunculan di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Titik panas yang diduga kebakaran hutan dan lahan ini terdeteksi di Kecamatan Teluk Sampit sebanyak 2 titik panas,” kata Kepala BMKG Stasiun Bandara H Asan Sampit, Musuhanaya, Rabu (28/9).

Keberadaan titik panas ini tidak hanya di Kabupaten Kotawaringin Timur, namun juga dua kabupaten tetangga lainnya, yakni Seruyan dan Katingan.

Di Seruyan titik panas terdeteksi sebanyak 4 titik panas yakni di Kecamatan Seruyan Tengah sebanyak 3 titik dan Kecamatan Hanaut 1 titik.

Sedangkan di Kabupaten Katingan terdeteksi sebanyak 6 titik panas yakni di Kecamatan Katingan Tengah sebanyak 3 titik, Kecamatan Sanaman Mantikei  sebanyak 2 titik, dan Kecamatan Pulau Malan sebanyak 1 titik panas.

Sementara itu, potensi kemudahan terjadinya kebakaran ditinjau dari parameter cuaca di Kalimantan Tengah, Kabupaten Kotawaringin Timur, terutama di wilayah Selatan berstatus sangat mudah terbakar.

“Kondisi ini bisa bertambah parah karena pertumbuhan awan hujan di seluruh wilayah Kotim minim,” tambahnya.

Masyarakat, terutama di wilayah yang tidak terdeteksi pertumbuhan awan, agar mewaspadai potensi kebakatan hutan dan lahan. Serta tidak membuka areal pertanian dengan cara membakar hutan maupun lahan. Sebab dapat menimbulkan potensi bencana yang parah yakni kabut asap.

Sementara itu untuk diketahui, Kabupaten Kotawaringin Timur, saat ini masih berstatus siaga darurat Karhutla. Status ini berlaku sejak 19 Agustus 2022 hingga 18 Oktober 2022. (C1) 

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *