Sampit Deflasi, Palangka Raya Inflasi

Cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang memilki andil dalam inflasi di Sampit, Kotawaringin Timur.

CATATAN, Sampit – Kondisi perubahan harga di dua kota acuan inflasi di Kalimantan Tengah, mengalami perbedaan pada bulan Agustus 2022 lalu. Kota Sampit, mengalami deflasi atau penurunan harga sebesar 0,50 persen. Sedangkan Kota Palangka Raya, mengalami inflasi sebesar 0,28 persen.

“Sementara deflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit pada Agustus 2022 terjadi karena adanya penurunan indeks kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,52 persen,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kotawaringin Timur, Eddy Surahman menjelaskan, Sabtu, 3 September 2022.

Selain itu deflasi juga diperngaruhi oleh perubahan harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,40 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,22 persen  dan kelompok transportasi sebesar 0,01 persen.

Adapun komoditas yang memberikan sumbangan deflasi pada Agustus 2022 antara lain cabai rawit, tomat, minyak goreng, angkutan udara, bioskop, ikan tongkol, daging babi, kacang panjang, ikan gabus, dan emas perhiasan.

Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan inflasi pada Agustus 2022 antara lain beras, bahan bakar rumah tangga, sekolah menengah pertama, pelumas/oli mesin, solar, tarif listrik, sewa rumah, semen, makanan ringan/snack, dan teh siap saji.

Adapun berdasarkan dua kota acuan, Palangka Raya dan Sampit, pada Agustus 2022 terjadi deflasi di Kalimantan Tengah sebesar 0,01 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,88. Dari 90 kota IHK, 11 kota mengalami inflasi dan 79 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Ambon sebesar 0,82 persen dengan IHK sebesar 114,65 dan deflasi tertinggi di Tanjung Pandan sebesar 1,65 persen dengan IHK sebesar 115,34.

Inflasi tahun kalender (Agustus 2022 terhadap Desember 2021) untuk gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit tercatat sebesar 4,70 persen dan inflasi tahun ke tahun (Agustus 2022 terhadap Agustus 2021) sebesar 6,94 persen. (C1)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *