CATATAN.CO.ID, Surabaya – Sah! Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam mengembangkan wilayah Bumi Habaring Hurung.
“Alhamdulillah, telah terjalin kerja sama dengan pihak ITS dalam bidang pendidikan, pelatihan, penelitian pembangunan pengembangan wilayah, pengabdian kepada masyarakat, dan pengelolaan pembangunan di Kabupaten Kotim,” kata Bupati Kotim, Halikinnor, Kamis, 13 Juli 2023.
Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Kotim dan ITS itu dilaksanakan di Ruang Sidang Senat, Gedung Lantai 2 ITS, Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
Halikin menyampaikan, sesuai rencana program/kegiatan yang tercantum dalam nota kesepakatan bersama, perlu adanya pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan dari pihak ITS terhadap bidang kerja sama tersebut.
“Serta, terus dilakukan peningkatan dari segala aspek agar dapat memberikan dampak yang positif bagi Kabupaten Kotim,” tambahnya.
Di depan jajaran Rektorat ITS, Halikin memaparkan profil Bumi Habaring Hurung terkini.
Dilihat dari kepadatan penduduk Kabupaten Kotim menjadi sangat strategis dan bahkan sebagai pintu gerbang perekonomian di Kalimantan Tengah yang memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah dan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Oleh sebab itu, Kotim perlu didukung dengan transportasi yang mumpuni, di mana salah satu yang paling strategis adalah transportasi udara.
Ia pun membeberkan perkembangan transportasi udara di Kotim. Sejauh ini Pemkab Kotim tengah menggodok rencana perpanjangan runway Bandara H. Asan Sampit.
Halikin menjelaskan, Pemkab Kotim melakukan upaya pembebasan lahan masyarakat untuk perpanjangan runway Bandara H. Asan Sampit yang nantinya akan dihibahkan ke Kementerian Perhubungan melalui otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan.
Rangkaian kegiatan yang telah dilakukan Pemkab Kotim tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu dalam rangka mendukung terciptanya SDM yang berkualitas dan peningkatan pembangunan di Kotim.
“Ruang lingkup kesepakatan kerjasama ini
meliputi peningkatan kualitas SDM
melalui pendidikan dan pelatihan, penelitian pengembangan dan pemanfaatan
bersama IPTEK dalam pembangunan dan pengembangan wilayah,” sebut Halikin.
Serta, perencanaan pengembangan fasilitas
transportasi baik transportasi darat, udara
dan sungai. (C10)











