CATATAN.CO.ID, Sampit – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur Susiawati menyebut, kegiatan kepramukaan merupakan latihan dalam membentuk kemandirian pelajar, khususnya untuk anak di usia sekolah dasar yang merupakan awal pembentukan karakter.
Untuk itu Susi mendorong agar setiap orang tua mengarahkan anaknya ikut serta dalam kegiatan pramuka yang ada di setiap sekolah.
“Prinsipnya apapun kegiatan yang menanamkan budi pekerti harus didukung selain Pramuka ada juga PMR dan lainnya,” ujar Susi, usai menghadiri Pesta Pramuka Siaga Kabupaten Kotim, di Taman Kota Sampit, Sabtu, 17 September 2022.
Anak yang masuk Pramuka, kata dia, akan memiliki pemikiran terbuka terhadap berbagai macam ide ,gagasan, informasi maupun argumen sehingga membuat seseorang lebih kritis, rasional, dan menemukan solusi atau pemecahan masalah yang tepat.
“Anak yang masuk Pramuka akan lebih open minded daripada yang tidak. Kepada org tua yang anaknya banyak belajar sendiri coba ajak bersosialisasi melalui kepramukaan,” tambahnya.
Selain anak lebih disiapkan kemandirian, menurutnya Pramuka juga mengajarkan keuletan serta keberanian diri sehingga diharapkan dengan bergabungnya anak menjadi anggota Pramuka dapat membentuk karakter yang positif bagi anak.
“Pramuka sesuatu yang menyenangkan mengajari anak untuk berpikiran lebih positif,” katanya. (C9)











