CATATAN.CO.ID, Sampit – Pesta Rakyat Hasupa Hasundau yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur di Terowongan Nur Mentaya bakal meriah.
Apalagi dalam momentum tersebut kabarnya penyelenggara menyediakan makan dan minuman gratis. Tapi, makanan apa saja yang gratis. Stand mana saja yang gratis. Ini masih jadi pertanyaan masyarakat.
“Makan gratis bisa jadi tujuannya. Khawatirnya nanti dibilang bohong, katanya makanan gratis ternyata cuma kue,” ungkap Sofi, seorang pecinta kuliner di Sampit, Kamis, 5 Januari 2023.
Sebelummya, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur telah menegaskan bahwa yang gratis hanyalah makanan yang disediakan oleh stand yang disediakan oleh panitia pelaksana. Bukan makanan yang dijual pedagang.
“Perangkat daerah yang ditugaskan mengisi stand hanya menyiapkan makanan ringan atau kudapan,” kata Staf Ahli Bupati Kotim, Raihansyah.
Pemkab Kotim berharap makanan yang disediakan didapat atau dibeli dari pedagang sekitar. Sehingga keberadaan makanan gratis tak membuat pedagang merugi.
“Dalam pengadaan makanan gratis kami minta utamakan stand membeli dari warung-warung yang berada di sekitar standnya,” ucapnya.
Seperti diketahui perayaan Hari Jadi Ke-70 Kotim akan dipusatkan di ikon baru Terowongan Nur Mentaya di Jalan Tjilik Riwut Sampit, Sabtu malam, 7 Januari 2023.
Raihansyah menjelaskan, pemerintah menyediakan sejumlah stand di sepanjang Terowongan Nur Mentaya yang akan diisi oleh pernagkat daerah dan isbtansi vertikal lainnya yang ada di Kotim.
“Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu 7 Januari 2023. Persiapan event organizer dan perangkat daerah dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB,” jelasnya.
Sementara penutupan jalan mulai dilakukan pukul 17.00 WIB sedangkan acara mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.
Saat perayaan nanti, akan ada 16 stand yang didirikan mulai dari Bundaran Patung Tjilik Riwut hingga Bundaran Samekto dekat bandara. Adapun posisi stand di setiap 3 titik lampu Nur Mentaya.
“Semua stand diisi oleh electone music dari ASIK ( Asosiasi Musik Kotim), kecuali Stand no 6 diisi Oce band dan artis Ivan Govinda. Sementara nomor 12 diisi oleh Remusa Band (Republik Musisi Sampit ),” imbunya.
Ia menambahkan, satu stand mendapat panggung/level dengan karpet merah, musik elektone dan artis, genset, meja dan kursi cafe dilengkapi 3 meja prasmanan dan 6 kursi, backdrop/baleho plus rangka dan dipasang berukuran ukuran 2,75 x 4 meter, serta kantong sampah.
Sementara untuk upacara lanjutnya, hanya terbatas yaitu dilaksanakan di halaman Kantor Pemkab Kotim lantaran kondisi lapangan yang sempit.
“Adapun acara hasupa hasundau, sementara ini masih belum final karena masih akan kita diskusikan bersama,” tandasnya. (C1)


