CATATAN.CO.ID, Sampit – Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur Irawati memimpin penertiban di eks Lokalisasi Km 12 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Kegiatan penertiban dilakukan secara gabungan melibatkan pihak Kecamatan MB Ketapang, Kelurahan Pasir Putih, TNI, Polisi, mantir adat, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Penertiban kita lakukan karena adanya perintah langsung dari bupati. Kita memantau dan menertibkan tempat yang beroperasi di eks lokalisasi Pasir Putih,” ucap Irawati, Sabtu, 5 November 2022.
Irawati menjelaskan, kegiatan malam tadi informasinya sudah bocor. Hal tersebut disebabkan saat tim gabungan datang ke lokasi, tiap rumah yang diduga menjadi wadah prostitusi pintunya tertutup, sepi ada juga sebagian yang lampunya dipadamkan.
“Rumah-rumah yang ditandai sebagai wadah prostitusi sudah tutup semua dan dipadamkan lampunya. Ini berarti informasi penertiban ini sudah diketahui oleh mereka,” kata Ira dengan nada kecewa.
Irawati menjelaskan, bocornya informasi diperkuat dengan adanya bukti dari salah seorang petugas razia yang menyamar menjadi pelanggan. Didapati bukti berupa rekaman dari salah satu orang yang diduga menjadi Pekerja Seks Komersial PSK) di eks lokalisasi Pasir Putih.
“Isi perbincangannya itu, yakni jangan kesini, ada razia. Wakil Bupati mau razia kesini sama rombongannya. Jadi ini sudah ada yang memberikan informasi kepada mereka,” jelasnya lagi.
Sementara itu, Camat MB Ketapang, Eddy Hidayat menerangkan, bocornya informasi tersebut diperkirakan terjadi sejak siang hari, sebelumnya ada kegiatan yang masih aktif di lokalisasi tersebut. Hal ini diketahuinya setelah berbincang-bincang dengan warga setempat.
“Kita tadi mendapatkan informasi dari warga sekitar, mereka bilang sejak tadi sore sudah tutup, berarti bisa dipastikan bocor informasi itu sudah dari tadi siang. Padahal kemarin ada tim yang melakukan pemantauan dan masih buka, berarti Lokalisasi ini beroperasi kembali,” tutupnya. (C8)
