CATATAN.CO.ID, Sampit – Penataan pedagang di areal wisata baru jalur Terowongan Nur Mentaya, Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) harus segera dilakukan.
Hal tersebut diungkapkan anggota DPRD Kotim Riskon Febiansyah, dirinya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemkab Kotim dengan ikon baru Terowongan Nur Mentaya.
“Yang tidak kalah penting agar ada perencanaan penataan yang lebih rapi bagi UNKM di sekitar areal tersebut. Agar nilai ekonomis untuk masyarakat tetap dapat, tetapi nilai estetika juga dapat,” ujar Riskon, Selasa, 10 Januari 2023.
Riskon yakin, jika penataan dilakukan dengan baik. Maka nilai areal wisatanya akan semakin kuat. Sehingga, wisatawan datang ke sana bukan hanya untuk melihat lampu saja, tetapi juga wisata kulinernya.
“Kalau memang diperlukan, trotoar di kanan kiri yang terlihat sangat tinggi dibuat lebih rata dengan jalan. Sehingga areal parkir pengunjung bisa lebih luas,” kata Riskon.
Dirinya juga mengatakan bahwa rekor muri yang didapat merupakan kado terindah. Bukan hanya untuk Pemkab Kotim, namun juga masyarakat daerah ini.
Dengan harapan Kotim lebih dikenal dan menjadi salah satu daerah tujuan wisata. Bukan hanya lokal, namun juga domestik tentunya.
“Tinggal bagaimana menjaga dan memelihara aset daerah tersebut. Jangan sampai rusak oleh tangan-tangan jahil dan tidak bertanggungjawab,” kata Riskon.
Itu tantangan yang harus dijaga agar bangunan tersebut terus terjaga dengan baik. Selain itu, kebersihan areal wisata itu juga harua diperhatikan. Jangan sampai malah merusak keindahannya. (C3)











