CATATAN.CO.ID, Sampit – Seorang pemuda, Ribut Budi Santoso (22), tewas dengan kondisi masih terjepit di belakang truk CPO, di Jalan Sukabumi, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Korban tewas di lokasi kejadian dengan bersimbah darah akibat menabrak belakang truk tersebut.
“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dini hari, saat itu kondisi jalan sedang sepi, hingga terdengar dentuman keras yang ternyata terjadi kecelakaan,” ujar Fahmi, seorang warga, Kamis, 22 September 2022.
Korban tewas naik motor Mio J KH 6936 LB. Truk CPO yang ditabrak KH 8747 LN yang parkir di jalan milik Wawan Ramadhan (33), warga sekitar TKP. Setelah kejadian itu korban dievakuasi ke RSUD dr Murjani Sampit.
Warga sekitar baru tahu ada kecelakaan setelah mendengar dentuman keras di lokasi kejadian. Setelah beberapa orang keluar rumah, kondisi korban terjepit bersama motornya di bagian belakang truk. Hingga warga menutupnya menggunakan tikar sebelum akhirnya dievakuasi.
“Kecelakaan tersebut membuat seorang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kasat Lantas AKP Salahiddin membernarkan peristiwa itu.
Kronologi kecelakaan bermula ketika sopir truk berhenti di bahu Jalan Sukabumi, dengan kondisi lampu hazard. Setelah itu, sang sopir langsung masuk ke rumahnya.
Tidak berapa lama, terdengar dentuman keras di depan rumahnya tersebut. Sehingga membuat sopir truk ke luar dan melihat, kondisi korban sudah terjepit di belakang truk tangki.
Setelah diperiksa, korban sudah tewas dengan bersimbah darah akibat luka berat yang dialaminya.
“Melihat musibah ini, kami mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati. Utamakan keselamatan dibandingkan kecepatan. Agar tidak menjadi korban-korban selanjutnya,” harap Salahiddin. (C3)
