CATATAN.CO.ID, Sampit – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Rudianur mengharapkan para pedagang di Bagendang, mengoptimalkan kios-kios yang tersedia di Pasar Terpadu Raja Bungsu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.
“Saya punya inisiatif bagaimana pasar itu bisa berjalan. Maka dari itu, para pedagang pasar dadakan, saya ingin mereka untuk bergeser mengisi (Pasar Terpadu Raja Bungsu) itu,” ungkapnya.
Ia menginformasikan aktivitas di Pasar Terpadu Raja Bungsu sudah berjalan setiap hari Minggu. Ia pun berharap para pedagang, termasuk pedagang pasar bisa beraktivitas di Pasar Terpadu Raja Bungsu setiap harinya.
“Mudah-mudah ini menjadi Pasar Inpres. Jadi, setiap hari orang bisa beraktivitas jual-beli di pasar itu setiap harinya,” tambahnya.
Lanjutnya, ia pun akan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kotim untuk mengkoordinasikan para pedagang pasar dadakan untuk mengisi Pasar Terpadu Raja Bungsu
Adapun, pasar dadakan yang dimaksud Rudianur adalah pasar-pasar yang digelar secara dadakan di tempat tertentu yang bukan disediakan oleh pemerintah setempat dan hanya pada waktu tertentu. Seperti, pasar minggu, pasar jumat, dan pasar selasa.
Pasar tersebut pun banyak digelar di Bagendang. Padahal diutarakan Rudianur, para pedagang pasar dadakan tersebut bisa mengoptimalkan Pasar Terpadu Raja Bungsu yang sudah dibangun Pemerintah Daerah.
Sementara itu, berdasarkan pantauan lapangan di Pasar Terpadu Raja Bungsu, memang tidak ada aktivitas perdagangan seperti pasar pada umumnya. Sebagaimana dikatakan Rudianur, Pasar Terpadu Raja Bungsu tersebut hanya digunakan satu minggu sekali.
Karenanya, ia juga berharap ke depannya pasar tersebut bisa diperbaharui tata bangunannya. Bahkan, pemerintah daerah membuat bangunan semacam ruko di Pasar Terpadu Raja Bungsu.
“Nah, infrastrukturnya perlu dibangun lagi. Karena, lahan yang ada itu 50 m x 200 m itu kurang lebih 1 hektare. Nanti bisa dibangun ruko-ruko. Itu bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” demikian Rudianur. (C10)





