CATATAN.CO.ID, Sampit – Ketua DPRD Kotawaringin Timur Rinie mengingatkan agar pemkab setempat tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, terutama di bidang kesehatan. Meskipun saat ini Kotim masih mengalami gangguan listrik yang mengakibatkan padamnya listrik sudah dua hari lamanya.
“Pelayanan tetap harus dilakukan, apalagi khususnya di bidang kesehatan ini karena menyangkut hidup seseorang. Dan biasanya di setiap fasilitas kesehatan (faskes) juga ada mesin pembangkit listrik, sehingga pelayanan jangan sampai terganggu,” ujarnya, Kamis, 13 Oktober 2022.
Kalaupun ada Faskes yang belum memiliki mesin pembangkit listrik menurutnya, harus dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena ini merupakan kebutuhan penting dan urgent, bilamana terjadi pemadaman listrik seperti sekarang ini.
“Karena orang sakit tidak bisa ditunda-tunda dan tidak tahu kapan terjadinya, sehingga semua faskes harus tetap standby. Bahkan hari libur saja yang saya tahu mereka ini tetap beroperasi,” tegasnya.
Dia juga mengimbau kepada pemerintah untuk terus menjalin koordinasi dengan pihak PT PLN terkait masalah kelistrikan yang terjadi, sehingga diketahui kendala apa yang dialami dan barangkali pemerintah bisa memberikan bantuan misal menurunkan alat berat atau lain sebagainya yang diperlukan.
“Sehingga perbaikan yang dilakukan bisa cepat dengan bekerjasama, karena listrik ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Hampir semua pekerjaan sehari-hari dilakukan dengan listrik, baik pekerjaan rumah maupun pekerjaan di kantor,” pungkasnya. (CP)




