Masyarakat Ekonomi Syariah Tawarkan Solusi Antisipasi Resesi 2023

Masyarakat Ekonomi Syariah Tawarkan Solusi Antisipasi Resesi 2023
Masyarakat Ekonomi Syariah Tawarkan Solusi Antisipasi Resesi 2023

CATATAN.CO.ID, Palangka Raya – Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (Fossei) Regional Kalimantan Selatan Kalimantan Tengah (Kalselteng) menggelar seminar tentang peran ekonomi dan investasi syariah dalam menghadapi potensi krisis moneter.

Kegiatan yang digelar di Palangka Raya, Kamis, 3 November 2022 ini menghadirkan tiga pemateri, di antaranya Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalteng Stephanus Cahyo Adiraja, Sekretaris Umum MES Kalteng H Heru Hidayat dan Kepala Sub Bagian Pengawas Perbankan OJK Kalteng R Anggy Priyansyah.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Dekan III FEBI IAIN Palangka Raya Dr Imam Qulyubi SS MHum, Ketua Departemen Humas dan Media MES Kalteng Ismail, Presidium Nasional Fossei Muhammad Rafiudin, Ketua DEMA IAIN Palangka Raya Beni Andriano, Wakil Koordinator Regional Fossei Kalteng Jessica Fradilla dan Ketua Panitia Dea Ananta.

Pemateri Heru Hidayat dalam paparannya di seminar itu menyampaikan, peran ekonomi syariah dalam menghadapi resesi ekonomi di antaranya melalui upaya kemandirian ekonomi, tidak melakukan riba, dan mengutamakan regulasi atau sistem ekonomi yang berkeadilan.

“Bagaimana cara menghadapi resesi? Ya kita harus memulai dari diri kita sendiri dengan melakukan hal-hal yang tadi, juga melakukan langkah-langkah preventifnya,” ujar Heru di hadapan peserta seminar dengan topik flashback krisis moneter bagaimana peran ekonomi dan investasi syariah dalam menghadapi krisis.

Menurutnya, langkah preventif yang bisa dilakukan itu yakni membangun kebersamaan di lingkungan, memproduksi bahan pokok agar mandiri,dan menjaga ketersediaan kebutuhan.

“Juga menjaga pola hidup hemat dan sehat. Di MES Kalteng kita juga menekankan hal ini dengan cara melakukan Gowes MES,” sebut tokoh muda Kalteng ini.

Adapun Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalteng Stephanus Cahyo Adiraja dala paparannya menyampaikan, jawaban dari resesi adalah investasi. Menurut dia, investasi harus memenuhi 2 L yakni legal dan logis. Contoh investasi tersebut seperti membeli saham.

Sedangkan, Kepala Sub Bagian Pengawas Perbankan OJK Kalteng Raden Anggy Priyansyah menyampaikan terkait teori krisis, kondisi perekonomian, kondisi perbankan Indonesia, dan perbankan syariah. (CP)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *