Lapak Pedagang Terowongan Nur Mentaya di Atas Drainase Segera Ditertibkan

Lapang pedagang yang dibangun di atas drainase di Jalan Tjilik Riwut Terowongan Nur Mentaya Sampit.
Lapang pedagang yang dibangun di atas drainase di Jalan Tjilik Riwut Terowongan Nur Mentaya Sampit.

CATATAN.CO.ID, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor menginstruksikan Camat Baamang Ady Chandra untuk segera menertibkan lapak pedagang di Terowongan Nur Mentaya. UMKM yang berusaha di kawasan ini dilarang membangun lapak di atas drainase.

“Intruksi lisan dari bupati agar pelapak membangun di belakang parit,” kata Ady, Selasa, 10 Januari 2023.

Ady mengatakan, pedagang hanya diizinkan membangun lapak tepat di belakang drainase, bukan di atasnya. Drainase hanya boleh untuk jalan masuk. Jalan masuk pun tidak boleh dibangun permanen.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Disperindag, Dinas Perhubungan dan Satpol PP kita akan melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Ady menegaskan, tidak ada regulasi yang membolehkan bangunan berada di atas drainase. Karena dapat menganggu fungsi drainase sebagai pembuangan air. Belum saat hujan, air yang berasal dari jalan Tjilik Riwut tidak dapat mengalir apabila parit tertutup bangunan lapak pedagang.

“Kami akan melakukan sosialisasi berjenjang setiap hari agar pedagang bisa tertib,” kata Ady.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Kotim Riskon Fabiansyah meminta pemkab segera menata kawasan Terowongan Nur Mentaya. Tujuannya agar kawasan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat.

“Penataan perlu dilakukan seperti dalam hal parkir, lokasi pedagang dan lainnya. Hal-hal tersebut demi kenyamanan semua pihak dan jangan sampai menimbulkan masalah,” kata Riskon, Senin, 9 Januari 2023.

Eko, sapaan Riskon, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemkab Kotim dengan Ikon barunya Terowongan Nur Mentaya. Namun, imbuh dia, yang tidak kalah penting agar ada perencanaan penataan yang lebih rapi bagi UMKM kita di sekitar jalan tersebut agar tetap nilai ekonomis untuk masyarakat dapat, tetapi nilai estetikanya juga dapat.

Ia menilai, Terowongan Nur Mentaya merupakan terobosan yang baik. Keberadaan kawasan sepanjang tiga kilometer yang terletak di Jalan Tjilik Riwut itu membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat. (C4)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *