Irawati: Mutakhirkan Data, Jangan Sudah Meninggal tapi Terima Bantuan

Irawati saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat.
Irawati saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat.

CATATAN.CO.ID, Sampit – Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati mengatakan, penanggulangan kemiskinan merupakan sebagai gerakan bersama tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah tetapi juga memerlukan keterlibatan semua pihak selaku pemangku kepentingan untuk saling bekerjasama.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri rapat pertemuan operator Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Dinas Sosial Kotim, Kamis, 17 November 2022.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan fokus program pemerintah yang ditujukan kepada masyarakat miskin agar lebih efektif dan efisien,” ucapnya.

Irawati menginginkan agar masyarakat Kotim tidak ada yang terlantar apalagi sampai kelaparan.

“Jadi jangan sampai para DTKS pada saat meng-input tidak kroscek dulu. Jadi jangan sampai data itu diterima langsung di meja dan langsung dikirim ke kabupaten,” tegasnya.

Ia melanjutkan, karena data itu dasarnya dari desa ke kabupaten dan diinput lalu dikirim ke pusat maka harus dikerjakan secara teliti.

“Mutakhirkan data. Jangan masih ada yang nama orang sudah meninggal tapi menerima bantuan,” kata Irawati.

Irawati juga berpesan kepada operator DTKS bener-bener melakukan pendataan dan turun langsung melakukan pengecekan, agar pendataan efektif dan bantuan bisa tertuju ke orang yang tepat.

“Saya minta kepada Dinsos menfaatkan kegiatan ini untuk pemutakhiran data. Tidak mungkin juga orang selalu susah terus hidupnya pasti sudah ada peningkatan jadi mereka yang mampu itu dikeluarkan dari data penerima manfaat dan masukan masyarakat yang belum mampu atau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya. (C8)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *