CATATAN.CO.ID, Sampit – Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Murni 2023, Selasa, 15 November 2022.
Dalam rapat pembahasan tersebut, dibacakan pagu indikatif atau ancar-ancar pagu anggaran untuk RAPBD 2023 perangkat kecamatan di wilayah Kotim.
“Selanjutnya, kami mohon izin bacakan Pagu Indikatif 2023, terkait dengan kondisi keuangan yang tadi kami sampaikan,” ujar perwakilan Tim Anggaran perangkat eksekutif kecamatan, Ramadhansyah.
Adapun daftar pagu masing-masing kecamatan yang diusulkan Tim Anggaran Perangkat kecamatan kepada anggota Komisi I DPRD Kotim meliputi:
- Kecamatan Kota Besi sebesar Rp 5 Miliar
- Kecamatan Cempaga sebesar Rp 4 Miliar
- Kecamatan Mentaya Hulu sebesar Rp 3,8 Miliar
- Kecamatan Parenggean sebesar Rp 5,2 Miliar
- Kecamatan Baamang sebesar Rp 16,9 Miliar
- Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Rp 12,5 Miliar
- Kecamatan Mentaya Hilir Utara sebesar Rp 3 Miliar
- Kecamatan Mentaya Hilir Selatan sebesar Rp 5 Miliar
- Kecamatan Pulau Hanaut sebesar Rp 4 Miliar
- Kecamatan Antang kalang sebesar Rp 4 Miliar
- Kecamatan Teluk Sampit sebesar Rp 4 Miliar
- Kecamatan Seranau sebesar Rp 5 Miliar
- Kecamatan Cempaga Hulu sebesar Rp 3 Miliar
- Kecamatan Telawang sebesar Rp 3,6 Miliar
- Kecamatan Bukit Santuai sebesar Rp 6 Miliar
- Kecamatan Tualan Hulu sebesar Rp 3 Miliar
- Kecamatan Telaga Antang sebesar Rp 3 Miliar.
“Ini pagu indikatif yang telah tertuang dalam pagu Kebijakan Umum Anggaran Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS 2023),” tambah Ramadhansyah.
Adapun terkait dengan RAPBD 2023, Ketua Komisi I DPRD Kotim, Rimbun pun menyampaikan pandangan pihaknya.
“Terkait RAPBD 2023, kami lebih baik jujur daripada memberikan harapan. Pembahasan RAPBD ini sampai hari Jumat. Rapat Kompilasi Hari Senin nanti,” ujarnya. (C10)






