Harus Terlaksana, Begini Rincian Alokasi Dana Satu Desa Rp200 Juta

Rapat pembahasan RAPBD 2023 oleh Komisi I DPRD Kotim dengan perangkat eksekutif kecamatan di DPRD Kotim Selasa 15 November 2022.
Rapat pembahasan RAPBD 2023 oleh Komisi I DPRD Kotim dengan perangkat eksekutif kecamatan di DPRD Kotim Selasa 15 November 2022.

CATATAN.CO.ID, Sampit – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur meminta program dana satu desa Rp200 juta harus terlaksana.

“Program dari Bupati Kotim satu desa Rp200 juta ini sangat bagus, jadi bagi desa yang belum menerima anggaran itu silakan sampaikan. Jangan sampai tidak kebagian seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena ini sangat penting untuk membantu percepatan pembangunan di desa,” kata Ketua Komisi I DPRD Kotim, Rimbun, Kamis 17 November 2022.

Dengan anggaran Rp200 juta, menurutnya, kegiatan apapun bisa dilakukan asalkan bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Anggaran itu melalui Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) masing-masing harus bisa memprogramkan kegiatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat desa,” pesannya.

Sebelumnya, pembicaraan mengenai dana satu desa tersebut mencuat kala rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2023. Rincian alokasi dan satu desa itu pun dijelaskan Koordinator Lembaga Eksekutif Kotim, Ramadhansyah pada rapat tersebut.

“Terkait dengan dana alokasi Rp 200 juta satu desa, telah diakomodasi di dalam kegiatan di 7 OPD, sebanyak 571 kegiatan di 168 desa,” katanya.

Ia pun membacakan jumlah kegiatan setiap OPD Kotim yang terakomodasi dana tersebut, yaitu:
1. Dinas Pendidikan (Disdik), 101 kegiatan
2. Dinas Kesehatan (Dinkes), 22 kegiatan
3. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), 318 kegiatan
4. Dinas Perhubungan (Dishub), 30 kegiatan
5. Dinas Pertanian (Distan), 65 kegiatan
6. Dinas Perikanan, 30 kegiatan
7. Dinas Koperasi, 5 kegiatan.

Sebelumnya, Bupati Kotim Halikin menyampaikan, pihaknya tengah berupaya melakukan pemerataan pembangunan. Sehingga pada tahun mendatang pihaknya menggelontorkan anggaran Rp200 juta setiap desa. (C10) 

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *