Grebeg Stunting untuk Menurunkan Angka Kekerdilan

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor saat mengikuti rembuk stunting di Aula Sei Mentaya Bappelitbangda, Rabu, 12 Juli 2023.
Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor saat mengikuti rembuk stunting di Aula Sei Mentaya Bappelitbangda, Rabu, 12 Juli 2023.

CATATAN.CO.ID, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur merencanakan Grebeg Stunting. Kegiatan ini akan digelar sebagai upaya daerah menurunkan angka kekerdilan pada anak.

“Semua OPD termasuk nanti kita minta keterlibatan semua perusahaan untuk melakukan Grebeg Stunting,” kata Bupati Kotim Halikinnor.

Halikin mengatakan itu saat menghadiri Rembuk Stunting bersama Sekretaris Daerah Fajrurrahman dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kotim Imam Sujono di Aula Sei Mentaya Bappelitbangda, Rabu, 12 Juni 2023.

Grebeg Stunting itu memberikan bantuan telur dan susu kepada balita dan baduta yang beresiko. Karena protein diperlukan untuk memperbaiki pertumbuhan anak-anak stunting.

Halikin ingin secara serentak up di kecamatan dan desa yang masih ada bayi standing turun ke lapangan untuk grebek standing

“Jadi saya minta petakan dulu di mana lokasi atau alamat yang ada anak stunting. Kita akan langsung beri bantuan,” ujarnya.

Menurutnya rembuk stunting setiap tahun dilakukan ini perlu inovasi program dan kegiatan penanganan stunting di daerah ini yang benar-benar memberikan dampak penurunan stunting seperti grebeg stunting.

Imam Sujono mengatakan, secara regulasi nasional, bayi memerlukan susu dan 2 butir telur per hari untuk mengejar ketertinggalan Stunting.

“Perlakuan itu selama 6 bulan penuh, kalau tidak kita bantu satu bulan dulu,” kata Imam.

Untuk penanganan stunting pihaknya juga dibantu oleh PKB dan PLKB di Kecamatan. Sementara di desa ada kader desa. (C4)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *