CATATAN.CO.ID, Sampit – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berkomitmen menjaga wilayah mereka agar terhindar dari kebakaran hutan dan lahan.
“Kesiapsiagaan turut kami tingkatkan, termasuk upaya penanggulangan jika karhutla terjadi,” ujar Camat Seranau, Dedi Porwanto, Jumat, 13 Januari 2023.
Itu disampaikannya saat Forkopimcam Seranau bersama Regu Siaga Api (RSA) dan Masyarakat Peduli Api (MPA) menggelar apel bersama kesiapsiagaan Satgas Karhutla, di halaman kantor kecamatan setempat.
Apel yang dipimpin Camat Seranau digelar untuk mengecek kesiapan personel termasuk sarana dan prasarana yang dimiliki, dalam mencegah serta menanggulangi karhutla.
Seluruh peserta apel juga turut menyatakan komitmen mereka, untuk bersama-sama menjaga wilayah Seranau agar terhindar dari karhutla.
“Saat ini 60 persen dari luasan wilayah Kecamatan Seranau cukup rentan terhadap karhutla. Ditambah lagi, lokasi kecamatan yang terpisah oleh Sungai Mentaya membuat sulitnya akses bantuan dari kabupaten saat karhutla besar terjadi,” kata Dedi.
Sehingga, pihaknya telah membentuk RSA dan MPA di masing-masing desa dan kelurahan. Agar pencegahan dan penanggulangan karhutla dapat dilakukan sejak dini. Di samping itu, kewaspadaan terhadap karhutla juga selalu dilakukan tanpa mengenal musim.
Sementara, Komandan Koramil 1015-03 Mentawa Baru Ketapang Lettu Infantri Pairin, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Terutama para pemilik lahan agar tidak membuka lahan dengan dibakar.
“Hindari membuka lahan dengan cara dibakar. Toh saat ini sudah ada ekskavator bantuan pemerintah daerah. Manfaatkanlah ketersedian peralatan tersebut, demi membuka lahan pertanian masyarakat,” kata Pairin.
Dalam apel bersama tersebut juga dilakukan simulasi ringan penanggulangan karhutla. Demi memastikan jika personel selalu siap dalam menghadapi kebakaran lahan. (C3)
