CATATAN.CO.ID, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) setempat sedang mempersiapkan Kampung Keluarga Berencana (KB) untuk diikuti sertakan dalam Lomba Kampung Berkualitas tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepada DP3AP2KB Kabupaten Pulang Pisau melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Ma’ruf Kurkhi mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan Kampung KB untuk diikutsertakan sebagai wakil Kabupaten Pulang Pisau dalam Lomba Kampung KB tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2023.
” Dari bulan Januari hingga Februari ini, kami melakukan verifikasi beberapa Kampung KB yang ada di wilayah kabupaten Pulang Pisau,” ucap Ma’ruf Kurkhi, Senin, 13 Februari 2023.
Menurutnya pihaknya akan pilih satu Kampung KB yang memiliki indikator-indikator yang telah ditetapkan, dan nantinya akan mewakili Kabupaten Pulang Pisau ditingkatkan Provinsi Kalimantan Tengah.
Kemudian, lanjut Ma’ruf, untuk tingkat Provinsi Kalimantan Tengah akan mulai diseleksi pada bulan Maret dan dipilih lagi untuk mewakili tingkat Nasional. Sedangkan kata Ma’ruf, untuk tingkat Nasional sendiri akan dimulai dari seleksi berkas, wawancara dan pada bulan Mei dilakukan verifikasi lapangan.
”Nah, pada peringatan hari Keluarga Nasional tersebut akan diumumkan pemenangnya,” kata Ma’ruf menjelaskan
Ma’ruf menambahkan bahwa dalam rangka keikutsertaan Lomba Kampung KB tersebut pihaknya tengah mempersiapkan Kampung KB unggulan seperti Kampung KB Desa Hanjak Maju, Desa Tanjung Perawan, Desa Karya Bersama, dan Desa Maliku Mulya.
Ma’ruf juga memaparkan kegiatan Kampung KB tidak hanya kegiatan Keluarga Berencana. Tetapi, indikator lainnya seperti perencanaan Pemerintah Dase (Pemdes) dalam perencanaan APBDes nya sampai dengan pelaporannya tahun anggaran 2022.
Kemudian, lanjutnya, indikator lain bagaimana kegiatan masyarakat dalam melaksanakan gerakan hidup sehat (Germas).
”Jadi, sangat berkaitan dengan kesehatan, Dinas Sosial dengan Program Keluarga Harapan (PKH), dan program lainnya. Jadi, Kampung Keluarga Berkualitas itu tidak identik dengan KB. Tetapi, Kampung KB itu sinergitas dari semuanya. Tetapi hampir semua Kampung KB unggulan tersebut sudah melaksanakan semuanya,” tandasnya
Selain itu, indikator lainnya adalah keberadaan dan aktivitas Posyandu.
”Harapan kita, dari beberapa Kampung KB unggulan yang sedang dilakukan verifikasi itu dapat dipilih satu Kampung KB untuk mewakili tingkat Kabupaten Pulang Pisau,” pungkasnya. (C16)






