CATATAN.CO.ID, Sampit– BPJS Kesehatan bersama rumah sakit RSUD Sultan Imanuddin mengembangkan layanan ontrean online. Nantinya layanan ini akan dapat diakses melalui aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan, Selasa, 27 Februari 2024.
Hal tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kecepatan akses layanan kesehatan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang akan berobat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Fachrudin mengungkapkan, pihaknya sedang mengambangkan sistem teknologi informasi yang nantinya akan digunakan untuk melakukan penjembatan sistem yang digunakan oleh pihak rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Sehingga nantinya saat digunakan tidak ada kendala bagi peserta JKN.
Fachrudin mengatakan, apabila nanti sudah diterapkan dengan sistem aplikasi Mobile JKN peserta bisa mengambil nomor antrean dari rumah.
“Kami terus berupaya agar prosesnya segera selesai. Sehingga peserta JKN dapat mengambil nomor antrean secara mandiri melalui mobile JKN. Dan tentunya peserta akan dapat memperkirakan waktu tunggunya di rumah sakit, jadi tidak perlu berlama-lama lagi untuk antre di rumah sakit,’’ ujarnya.
Fachrudin menjelaskan, pihaknya akan bertahap menerapkan layanan rujukan online dan yang lainnya. Tentu untuk memudahkan masyarakat dan memberikan kecepatan dan kepastian layanan yang dibutuhkan oleh peserta. Sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi informasi yang semua serba online.
Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan cabang Sampit Iwan Kurnia mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas dukungan penuh yang diberikan oleh RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Pihaknya saat ini memang sedang mentransformasi mutu layanan kesehatan yang diimplementasikan dengan menerapkan sistem antrean online dan penerapan janji layanan JKN di Faskes yang telah bermitra dengan BPJS Kesehatan.
“Kami tentunya sangat mendukung penuh atas komitmen manajemen rumah sakit yang terus mengembangkan sistemnya untuk memberikan kemudahan pada peserta program JKN. Kami juga akan menurunkan IT untuk dapat mendukung dan mempercepat implementasi terkait dengan antrean online tersebut. Sehingga harapannya ke depan peserta program JKN semakin mudah dan cepat apabila berobat di rumah sakit,” katanya.
Iwan menjelaskan, untuk layanan antrean online pada aplikasi Mobile JKN juga sudah dapat di akses oleh peserta JKN yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Diharapkannya ke depan semua rumah sakit dapat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan cabang Sampit menerapkan antrean online melalui aplikasi Mobile JKN tersebut. (C8)