Bermodalkan 3 Unit Komputer, SDN 1 Sawahan Laksanakan Simulasi ANBK

Seorang murid SDN 1 Sawahan mengerjakan soal simulasi ANBK, Selasa, 4 Oktober 2022

CATATAN.CO.ID, Sampit – Sekolah Dasar Negeru 1 Sawahan, Kecamaran Mentawa Baru Ketapang melaksanakan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Hebatnya, sekolah ini hanya bermodal tiga unit perangkat komputer untuk melaksanakan ANBK ini.

“Simulasinya sudah dari kemarin. Ya, kendalanya sih jumlah laptopnya saja yang kurang,” ujar Kepala SDN 1 Sawahan, Ady Mantaram, Selasa, 4 Oktober 2022.

Simulasi ANBK di sekolah tersebut memang hanya menggunakan tiga buah komputer. Rinciannya, 1 buah unit komputer dan 2 buah unit komputer jinjing (laptop). Pelaksanaannya berlangsung dua hari, yakni Senin, 3 Oktober 2022 hingga hari ini, Selasa, 4 Oktober.

Siswa SDN 1 Sawahan sendiri menggunakan 1 laptop dan 1 komputer untuk mengerjakan butir soal simulasi ANBK. 1 laptop lainnya digunakan oleh guru sebagai proktor ANBK. Bahkan, salah satu dari laptop tersebut merupakan milik pribadi salah seorang guru. Karenanya, siswa harus bergiliran untuk mengerjakan simulasi ANBK.

Jumlah siswa yang mengikuti Simulasi ANBK di SDN 1 Sawahan ada 30 orang. Mereka dipilih secara acak dengan menggunakan sistemi Dinas Pendidikan Kotim dari 2 kelas.

“Dipilihnya acak. 15 orang per kelasnya, dari kelas 5,” tukas Ady.

Sayangnya, pada hari pertama, jumlah siswa yang mengikuti Simulasi ANBK pada hari pertama hanya mencapai 4 orang. Menurut Ady, gangguan jaringan server pada hari pertama membuat jumlah siswa yang bisa mengerjakan simulasi menjadi terbatas.

Terlebih, waktu pengerjaan simulasi yang dimulai pada pukul 07.20 WIB tersebut, berakhir pada pukul 12.00 WIB. Tentu saja, hal itu membuat SDN 1 Sawahan terpaksa harus mengadakan simulasi tersebut seefisien mungkin di hari kedua. Sebab, masih ada 26 siswa lainnya yang terdaftar dalam Simulasi ANBK ini.

Sementara itu, mata pelajaran yang diujikan pada Simulasi ANBK ini ada 2, yaitu Literasi dan Numerasi. Literasi diujikan pada hari pertama. Kemudian, Numerasi diujikan di hari kedua ini. Ada 30 butir soal dalam setiap mata pelajaran tersebut.

Dengan kondisi seperti ini, Ady berharap agar sekolahnya bisa mendapatkan bantuan tambahan komputer atau laptop sebagai sarana dan prasarana (sarpras) ANBK ini. Sebelumnya, dirinya juga sudah berusaha untuk mencari laptop tambahan. Ia mencoba meminjam dari orang tua murid ataupun guru. Namun, karena beberapa alasan, ia tidak berhasil.

Adapun, SDN 1 Sawahan dijadwalkan akan mengikuti ANBK riil pada 3-4 November 2022. Rencananya, siswa dari sekolah tersebut akan menumpang dalam pelaksanaan ANBK rill di SDN 2 Sawahan.

“Kita berharap, kita juga bisa dapat bantuan (laptop). Soalnya, agak ribet juga kalau siswa harus menumpang,” tutup Ady. (C10)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *