CATATAN.CO.ID, Sampit – Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Bappelitbangda Kotim) menargetkan nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) masuk kategori sangat inovatif.
“Minimal kita mempunyai target nilai IID 60. Kalau 60 itu kategorinya masuk ‘sangat inovatif’,” kata Kepala Bappelitbangda Kotim, Rafiq Riswandi, Rabu, 21 Juni 2023.
Adapun sebelumnya, nilai IID Kotim telah mencapai 46 pada 2021. Dengan nilai IID sebesar itu, Kotim menduduki peringkat 129 dari 500 lebih kabupaten/kota di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kita berharap peringkat kita bisa naik dari 129 menjadi peringkat 70-an atau 80-an,” imbuh Rafiq Riswandi.
Nilai IID merupakan indikator penilaian terhadap himpunan inovasi di suatu daerah yang dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI).
Rafiq menekankan, kumpulan inovasi tersebut tidak hanya dikumpulkan untuk dilaporkan ke kementerian. Akan tetapi, inovasi tersebut juga akan ditindaklanjuti.
“Inovasi-inovasi ini coba akan kita kembangkan. Coba akan kita monitoring, apa yang bisa ditingkatkan,” terang Rafiq.
Oleh karena itu, Bappelitbangda Kotim baru saja mengadakan sosialisasi dalam rangka peningkatan nilai IID daerah Kotim sekaligus peluncuran Buku Saku Inovasi Daerah (Busa Indah).
Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Aula Sei Mentaya Bappelitbangda Kotim, Jalan Jenderal Sudirman, Sampit.
“Kita berharap dari sosialisasi ini akan muncul inovasi baru dan ide-ide baru dari seluruh pemangku kepentingan. Baik itu dari masyarakat, pemerintah maupun lembaga-lembaga yang lain,” ujar Rafiq. (C10)







