CATATAN.CO.ID, Sampit – Siswa SDN 8 Mentawa Baru Hulu menyiapkan paket internet dari telepon seluler mereka dalam mengikuti ANBK, Senin, 31 Oktober 2022. Langkah ini diambil sebagai salah satu antisipasi pihak sekolah tersebut jika terjadi listrik padam sewaktu-waktu.
“Itu jaga-jaga saja. Apabila listrik mati. Karena koneksi kita (untuk ANBK) menggunakan (koneksi) Indihome,” kata Kepala SDN 8 MB Hulu, Nazur Iman Dakastawira.
Namun, Wira menegaskan, ponsel siswa tersebut diserahkan kepada pihak pengawas selama ANBK berlangsung. Sehingga, ANBK dipastikan dapat tetap berjalan lancar.
SDN 8 MB Hulu menjadi salah satu sekolah dasar yang melaksanakan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) secara mandiri di gelombang ke-3. Hari ini menjadi hari pertama pelaksanaan ANBK di sekolah tersebut. Tema asesmen yang diujikan pada hari pertama ini adalah Literasi Membaca.
“ANBK di sekolah kami hari ini ada 3 sesi. 10, 10, dan 7,” ujar Wira.
Lebih jelasnya, ia mengatakan, totalnya ada 27 siswa yang terpilih dari SDN 8 MB Hulu. Karena ada 3 sesi ANBK di sekolahnya, maka ada 10 siswa yang mengerjakan ANBK di sesi 1 dan 2. Sisanya, sebanyak 7 siswa mengerjakan di sesi terakhir.
Siswa pada sesi pertama mengerjakan asesmen pada 07.20 WIB sampai 09.40 WIB. Dilanjutkan ke sesi kedua, siswa mengerjakan ANBK pada 10.20 WIB hingga 12.40 WIB. Sementara, sesi terakhir ANBK pun dimulai 14.20 WIB sampai 16.40 WIB.
Pembagian sesi ini dilakukan karena jumlah laptop yang digunakan hanya ada 10 unit. Tentu saja, ini menyebabkan pelaksanaan ANBK di sekolah tersebut harus dilakukan hingga sore hari.
Wira pun berharap, sarana prasarana di sekolahnya bisa mendapat perhatian lebih. Sehingga, penyelenggaraan ANBK dapat berjalan lebih efisien.
“Mungkin saran dari sekolah, untuk bantuan sarpras pendukung ANBK diharapkan bisa tercapai 100% ke semua sekolah yang ada di wilayah Kotim,” tutur Wira. (C10)




