CATATAN.CO.ID, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berencana merombak Taman Kota Sampit. Rencananya, akan ada penambahan air mancur yang bisa menari atau berjoget dengan lampu warna-warni. Selain itu pagar juga akan ditiadakan.
“Saya ingin ada air mancir yang bisa menari seirama dengan cahaya lampu warna-warninya,” ungkap Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, Kamis, 12 Januari 2023.
Pemambahan fasilitas ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam merobak Taman Kota Sampit untuk membenahi fungsi taman kota menjadi ruang terbuka hijau.
“Taman Kota juga tidak perlu pagar. Benar-benar seperti alun-alun. Jadi nanti pagarnya akan ditiadakan, ” ujar Halikinnor.
Saat ini Pemkab Kotim sedang berupaya merancang ulang salah satu taman kota ini, dengan meminta konsultan untuk mendesain agar lebih baik.
Selain pagar, sejumlah hal akan dibenahi seperti di antaranya menganti lampu-lampu penerangan yang ada. Sehingga nantinya lebih terang , indah dan astetik.
“Saya ingin lampu-lampunya diganti. Nanti akan ada air mancur bersinergi dengan lampu seperti orang menari,” ucapnya.
Namun, hal ini ditegaskan Halikinnor dengan melihat terlebih dahulu, anggaran yang tersedia. Pasalnya saat ini pihaknya masih fokus membangun infrastruktur jalan di dalam kota mapun di jalan-jalan kecamatan di luar kota.
“Nanti kita lihat anggarannya,” imbuhnya.
Sekadar untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur akan merombak sejumlah fasilitas yang ada di Sampit. Seperti Taman Kota Sampit, Kompleks Ikon Jelawat, dan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM).
Hal itu bukan tanpa sebab disampaikannya, karena beredar tudingan bahwa pemerintah terkesan meremehkan fasilitas yang ada sebelum Terowongan Nur Mentaya.
Seperti diketahui sejumlah fasilitas Taman Kota sudah mulai rusak. Termasuk pagar yang mengelilingi areal Taman, sudah ada bagian yang terlepas besi pengamannya dan hilang begitu saja.
Selain membenahi yang ada, juga akan ada penambahan di sejumlah fasilitas di kawasan publik di tengah kota tersebut.
Selama ini Taman Kota Sampit, merupakan salah satu kawasan publik yang keberadaannya cukup penting bagi masyarakat. Selain sebagai alun-alun kota, juga sering dijadikan fasilitas olahraga. Ada pula warga yang berjualan di sekitarnya.
Pun demikian dengan Kompleks Ikon Jelawat, keluhan pengunjung patung ikan yang tak mengeluarkan air mancur lagi sudah diperbaiki. Begitu juga dengan penerangannya kini tak gelap lagi.
Sementara PPM Sampit di bagian atap atau roof top akan dibangun taman yang akan diprogramkan tahun 2023 ini. Taman yang dibuat untuk kepentingan swafoto dengan memanfaatkan pemandangan Sungai Mentaya dari atas PPM Sampit. (C1)