CATATAN.CO.ID, Sampit – 3.000 anak berasal dari 73 sekolah yang terdiri dari 59 Taman Kanak-kanak dan 14 Raudhatul Anfal se-Kabupaten Kotawaringin Timur, mengikuti manasik haji yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) setempat di Kompleks Islamic Center, Sabtu, 17 September 2022.
Kepala Kantor Kementrian Agama Kotawaringin Timur, Chairil Anwar mengatakan, manasik hani ini bertujuan untuk mengenalkan rukun Islam yang ke-5, yakni menunaikan ibadah haji, secara praktik kepada anak-anak usia dini.
“Jadi dengan acara ini, kita bisa mengenalkan rukun Islam yang ke-5, tidak hanya secara teori di dalam kelas, tetapi juga secara praktik,” kata Chairil Anwar.
Selain itu, dirinya juga menambahkan bahwa dengan adanya manasik haji ini, harapannya bisa menanamkan nilai-nilai dan makna ibadah haji kepada anak-anak usia dini.
“Melalui pembelajaran manasik haji ini, harapannya kita bisa menanamkan nilai-nilai dan makna Ibadah Haji itu sendiri ke dalam alam bawah sadar anak-anak sejak usia dini. Dengan begitu, jika sudah saatnya nanti mereka dilepas dan menunaikan Ibadah Haji secara langsung, mereka sudah paham makna dari ibadah Haji itu sendiri.” tukasnya.
Para peserta dan Orang tuanya pun tampak antusias dengan adanya acara ini. Hal tersebut pun diakui oleh salah satu Guru TK Babul Jannah, Ria Anggriani yang mengirimkan 50 orang siswa-siswi pada acara Manasik Haji ini. Terlebih menurutnya, sudah 3 tahun acara manasik haji ini tidak dihelat karena adanya kasus pandemi Covid-19.
“Kami sangat senang sekali ya dengan adanya manasik haji ini. Para murid dan orangtuanya juga paritisipasinya antusias sekali. Apalagi sudah 3 tahun, acara ini gak diadakan karena pandemi Covid-19. Dari TK Kami sendiri mengirimkan 50 anak dari 4 kelas,” ujar Ria.
Guru TK itu pun berharap agar ke depannya acara ini akan terus berjalan secara rutin setiap tahunnya.
“Harapannya sih, manasik haji ini kembali diadakan setiap tahunnya ya, sebagaimana sebelum adanya Covid-19, ” tutup Ria. (C10)
