Dana Perbaikan Lingkar Kota Selatan Sudah Terkumpul Rp 2 Miliar

Alat berat yang dikerahkan memperbaiki Jalan Lingkar Kota Selatan, Sampit, Kotawaringin Timur.

CATATAN.CO.ID, Sampit – Perusahaan-perusahaan yang diminta mengumpulkan dana untuk perbaikan Jalan Lingkae Kota Selatan atau Jalan Mohammad Hatta, sengian beaar telah mengumpulkan dana patungannya.

Hingga saat ini dana yang dihimoun melalui mekanisme konsorsium tersebut sudah terkumpul sebesar Ro 2 miliar.

“Sudah Rp 2 miliar lebih yang terkumpul. Beberapa, bahkan sudaj saya hubungi langsung,” ungkao Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, Senin, 29 Agustus 2022.

Perusahaan yang telah dimintai sumbangan juga telah memastikan partisipasinya dalam memperbaiki jalan yang merupakan kewengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah itu.

“Memang ada yang belum,  tapi alasannya bisa dimaklumi karena petugas yang dipercaya sedang umrah,” jelasnya.

Pihaknya pun, tetap menunggu perkembangan hingga akhir Agustus 2022 ini. Jika hingga batas waktu yang ditentukan masih ada perusahaan yang tidak berkontribusi, maka dirinya akan mempublikasikan kembali nama perusahaan tersebut.

“Nanti saya minta kembali dipublikasikan petusahaan yang sudah bayar, dan perusahaan yang belum bayar,” ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini Jalan Lingkar Kota Selatan atau Jalan Mohammad Hatta mengalami kerusakan parah. Pemkab Kotim pum berinisiatif mengumpulkan sebanyak 53 perusahaan di kabupaten itu untuk berpatungan memperbaikinya.

Besar biaya untuk perbaikan jalan tersebut yang diperuntukkan khusus angkutan berat itu Rp 4,7 miliar. Sehingga setiap perusahaan dari 53 perusahaan yang ada di Kotim, kontribusinya sebesar Rp 50 juta dan itu berbentuk material.

Dengan diperbaikinya jalan tersebut, diharapkan truk-truk besar perusahaan tak lagi melintas dalam kota. Sehingga jalan dalam kota tak cepat rusak dan tak lagi terjadi kerawanan kecrlakaan melibatkan kendaraan besar milik perusahaan.(C1)

 

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *