Semua Sekolah Wajib Punya Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan

Kadisdik Kotim, M. Irfansyah kiri bersama Kepala SMPN 2 Sampit, Abdurrahman kanan
Kadisdik Kotim, M. Irfansyah kiri bersama Kepala SMPN 2 Sampit, Abdurrahman kanan

CATATAN.CO.ID, Sampit – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kadisdik Kotim), M. Irfansyah menyampaikan, semua sekolah wajib mempunyai Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK).

“Hal itu juga merupakan amanah dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan (Mendikbud). Sehingga, diharapkan di sekolah tidak ada lagi perundungan ataupun bullying di sekolah,” katanya, Rabu 31 Januari 2024.

Dia pun menekankan kepada seluruh TPPK, langkah yang paling penting dalam mengatasi tindak kekerasan harus dimulai dari pencegahan.

“Pencegahan bisa berupa sosialisasi, mengingatkan terus siswa-siswinya pada saat upacara ataupun apel,” sambungnya.

Adapun, Irfansyah baru saja menghadiri pelantikan para pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMPN 2 Sampit masa bakti 2023-2024.

Dia berharap siswa-siswi pengurus OSIS di sekolah tersebut bisa memimpin rekan-rekannya, baik saat proses pembelajaran maupun dalam menjaga ketertiban di dalam lingkungan sekolah.

“Mereka lah yang akan menjadi contoh bagi rekan-rekannya,” imbuh Irfansyah.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Sampit, Abdurrahman bahkan mengatakan, OSIS juga peran dalam menyuarakan gerakan stop perilaku bullying antar-siswa, guru dan murid serta kepala sekolah dan sebaliknya. (C10)

Ucapan Selamat Lebaran Catatan 2024

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang KamiRedaksi | Pedoman Media SiberDisclaimer

© Copyright catatan.co.id. Designed and Developed by catatan.co.id