Perlu Dukungan Swasta Cegah dan Tanggulangi Karhutla di Kotim

Perlu Dukungan Swasta Cegah dan Tanggulangi Karhutla di Kotim

CATATAN.CO.ID, Sampit – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Rinie menilai diperlukan dukungan perusahaan besar swasta di daerah ini pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di daerah ini lebih optimal.

Rinie mengapresiasi sinergi dan dukungan sebagian perusahaan selama ini terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla selama ini. Saat ini semua pihak diharapkan turut waspada mencegah sejak dini potensi terjadinya karhutla.

“Meski saat hujan masih terjadi, tapi justru harus dari sekarang kita mengantisipasinya. Perusahaan perkebunan dan lainnya diharapkan juga membantu sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla (kebakaran hutan lahan)” kata Rinie, Kamis 4 Februari 2022.

Dia mengapresiasi kesiapan pemerintah daerah dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Kewaspadaan tinggi harus dilakukan dan tidak boleh lengah karena kebakaran bisa terjadi kapan saja jika gambut dalam kondisi kering, terlebih saat kemarau.

Pihaknya mendukung apel kesiapan personel dan materiil yang digelar Kodim 1015/Spt bersama semua pihak terkait sebagai bentuk antisipasi dini. Danrem 102 Panju Panjung, Brigadir Jenderal TNI Yudianto Putrajaya memimpin apel kesiapan antisipasi kebakaran hutan dan lahan di Stadion 29 November Sampit itu.

Apresiasi juga disampaikan Rinie terhadap perusahaan-perusahaan yang membantu pencegahan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, misalnya dengan memberikan bantuan peralatan pemadam kebakaran maupun dana operasional untuk regu pemadam kebakaran di desa-desa sekitar perusahaan.

Selain menjaga areal konsesi sendiri agar tidak terbakar saat kemarau, perusahaan juga berkepentingan bersama warga desa dalam mencegah kebakaran lahan. Jika sampai terjadi kebakaran lahan di sekitar perusahaan maka berpotensi meluas merembet ke areal perusahaan jika tidak dilakukan penanganan secara cepat.

Luasnya sebaran gambut yang kedalamannya hingga belasan meter, membuat Kotawaringin Timur rawan kebakaran lahan. Gambut mudah kering saat kemarau sehingga mudah terbakar, padahal pemadamannya sulit karena api membakar ke dalam tanah meski di permukaan tanah sudah padam.

Untuk itu langkah terbaik adalah melakukan pencegahan dini agar jangan sampai terjadi kebakaran lahan. Masyarakat harus terus diedukasi dan diingatkan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan sehingga tidak ada yang membuka lahan dengan cara dibakar.

Perusahaan besar swasta yang ada di daerah ini diharapkan juga peduli membantu pencegahan ini. Perusahaan melalui kewajiban program CSR (corporate social responsibility) atau tanggung jawab sosial perusahaan, bisa melakukan banyak hal untuk membantu.

“Kita harus bersama-sama mencegah dan menanggulangi karhutla. Tapi saya tetap menekankan bahwa langkah pencegahan dini sangat penting dan bisa kita optimalkan agar bencana karhutla dan kabut asap tidak sampai terjadi di daerah kita ini,” pungkas Rinie. (C2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *