Menyusuri Wisata Alam Teluk Sebongkok Desa Sembuluh I

Menyusuri Wisata Alam Teluk Sebongkok Desa Sembuluh I

CATATAN.CO.ID, Kuala Pembuang – Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah, memiliki banyak potensi wisata alam menarik untuk dikunjungi dan siap memanjakan mata setiap orang yang datang mengunjunginya.

Kali ini Catatan.co.id akan mengunjungi salah satu wisata alam di tepian Danau Sembuluh yang merupakan danau terbesar di Kalimantan, dengan berbagai potensi di dalamnya.

Wisata alam ini dinamakan Teluk Sebongkok. Lokasinya berada dalam wilayah Desa Sembuluh I, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Untuk mengunjungi kawasan wisata ini pengunjung dapat menempuh perjalanan melalui jalur darat, dari Sampit ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur menuju Kecamatan Danau Sembuluh dengan jarak lebih kurang 94,9 kilo meter.

Dalam hal pengembangan objek wisata Teluk Sebongkok, Pemerintah Desa Sembuluh I terus berusaha melakukan berbagai terobosan, guna menjadikan destinasi ini tujuan wisata andalan di wilayah setempat.

“Wisata alam Teluk Sebongkok menawarkan keindahan alam dengan pepohonan galam yang tetap lestari hingga sekarang, “ kata Kepala Desa Sembuluh I, Hery Subrata.

Berada di dalam kawasan Danau Sembuluh berbentuk seperti teluk, sehingga masyarakat setempat sejak dulu menyebutnya Teluk Sebongkok. Saat ini telah dibangun dermaga wisata dan beberapa fasilitas lainnya.

“Pengunjung yang datang bisa menikmati keindahan alam dan panorama Danau Sembuluh dari Teluk Sebongkok. Di dermaga yang telah dibangun sambil ber swa foto atau yang suka mancing bisa sambil menyalurkan hobinya, “ ungkapnya.

Selain itu, di kawasan wisata ini rencananya akan dibangun sebuah mushola persinggahan, sekaligus sebagai Museum Desa.

“Rencananya desain musolanya menyerupai masjid lama yang ada di Desa Sembuluh. Ini bertujuan untuk mengenang dan menghidupkan lagi seni budaya bangunan yang pernah ada di Sembuluh,“ jelasnya.

Di bangunan sekaligus museum ini akan dipajang benda-benda ataupun foto-foto masa lalu tentang Danau Sembuluh. Salah satunya pada masa kejayaan Desa Sembuluh yang terkenal sebagai tempat pembuatan perahu.

“Dulu Sembuluh sangat terkenal sebagai tempat atau galangan pembuatan kapal berbahan kayu ulin, mulai dari ukuran kecil hingga besar, dan semua foto-foto nya akan tersimpan di dalam moseum ini,“ imbuhnya.

Hery Subrata berharap, destinasi wisata Teluk Sebongkok dapat dikenal secara luas. Selain itu keberadaannya dapat meningkatkan PADes dan mendorong peningkatan ekonomi warga Desa Sembuluh I. (C5)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *