Lingkar Selatan Atasi dengan Konsorsium

Lingkar Selatan Atasi dengan Konsorsium

CATATAN.CO.ID, Sampit – Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Ary Dewar mendesak agar penanganan jalan lingkar selatan harus segera dilakukan dengan konsorsium.

Menurutnya solusi paling tepat ini melibatkan dan mengajak pihak swasta secara konsorsium untuk kembali memperbaiki ruas jalan lingkar itu.

Ia melihat truk-truk kembali masuk dalam Kota Sampit, sehingga jalan-jalan yang sudah diperbaiki ini tidak akan mampu bertahan lama dan berapa kerugian daerah jika harus memperbaiki ruas jalan yang sudah mulus itu.

Jalan lingkar selatan itu sendiri membentang sepanjang 7,5 kilometer dari Bundaran Balanga Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran KB Jalan HM Arsyad.

Di mana ruas jalan ini dikhususkan untuk angkutan berat dari maupun menuju Pelabuhan Bagendang sehingga tidak masuk melintasi jalan dalam Kota Sampit.

Saat ini terdapat kerusakan parah di sejumlah lokasi. Kubangan dengan kedalaman hingga 50 centimeter sangat berisiko bagi kendaraan berat karena bisa menyebabkan kendaraan terguling.

Jika jalan lingkar selatan ini tuntas diperbaiki dan dipelihara maka dirinha yakin kendaraan akan mudah melintas di jalan lingkar selatan ini.

“Kami menyarankan agar timbunan yang digunakan untuk lingkar selatan memang harus dirumuskan sehingga bisa bertahan lama,” katanya Minggu, 23 Januari 2022

Menurutnya timbunan agregat yang penah dilakukan ternyata tidak bisa bertahan lama pula. Harusnya ditimbun dengan latrit sembari kiri kanan jalan itu paritnya diperdalam sehingga air tidak menggenang badan jalan ketika musim hujan seperti sekarang.

Seperti yang pernah dilakukan sebelumnya perusahaan menyumbang material agregat kelas B dan Dinas Pekerjaan Umum menurunkan alat berat mereka untuk meratakan material itu sehingga jalan kembali fungsional dan lancar dilewati. (C4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *