Kades dan Lurah Harus Jadi Pencegah Sengketa Lahan

Kades dan Lurah Harus Jadi Pencegah Sengketa Lahan

CATATAN.CO.ID, Sampit – Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), H Abdul Kadir menyebutkan kelurahan dan kepala desa seharusnya menjadi tempat pertama untuk pencegahan hingga penyelesaian sengketa lahan baik itu antara warga hingga kepada masyarakat dan Korporasi.

Hal ini dikarenakan pengadministrasian pertama dilakukan di tingkat desa. Selain itu juga desa lebih memahami dan menguasai persoalan administrasi dan territorial di wilayah desa.

Kadir mendorong agar setiap desa punya data base untuk lahan yang sudah dilakukan pengadminitrasian. Sehingga ketika yang ada mengajukan di objek yang sama bisa diketahui dan dicegah agar tidak terjadi konflik yang lebih mendalam.

“Saya kira sekarang desa untuk pengolahan data mesti terkomputerisasi, kemajuan zaman sekarang harus digunakan untuk hal demikian,” katanya, Senin, 7 Februari 2022.

Karena kata dia database ini bisa aman dan bertahan lama sampai puluhan tahun kedepannya, jadi jangan hanya mengandalkan adminitrasi yang diolah secara manual.

Ia juga mendukung agar ditingkat desa ada transformasi penting pengelolaan dan inventarisasi tanah di wilayah desa tersebut.

Sehingga ketika terjadi kepemimpinan dan aparatur desa baru, data itu masih ada dan jadi acuan dalam menyetujui usulan warga.

“Selama ini karena tidak tersistem rapi, surat dan objek tanah yang diterbitkan itu tidak ada dalam database desa secara komputer. Desa kebanyakan masih mengandalkan pencatatan manual di buku induk atau register,” tukasnya.

Diakuinya juga, kadang sengketa antar warga ini memiliki legalitas sama-sama SKT dan di keluarkan desa yang sama pula.

Persoalan tumpang tindih ini akibatnya menyebabkan renteten konflik pertanahan di Kotim ini tidak ada habisnya.

Namun, kata dia dengan adanya penekanan dari unsur kejaksaan beberapa waktu lalu, saat ini pengadminitrasian pertanahan mulai dari tingkat desa hingga BPN sudah mulai dibenahi. (C4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *