Jalan Lingkar Selatan Perlu Penanganan Darurat

Jalan Lingkar Selatan Perlu Penanganan Darurat

CATATAN.CO.ID, Sampit – Kerusakan Jalan Mohammad Hatta atau lingkar selatan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur dinilai sudah memprihatinkan. DPRD mendorong agar segera dilakukan penanganan darurat agar jalan tersebut tidak sampai terputus.

Ketua DPRD Kotim Rinie khawatir jika jalan khusus angkutan berat itu sampai putus dan tidak bisa digunakan. Selain menghambat distribusi barang, kondisi itu dikhawatirkan berdampak buruk pula terhadap jalan-jalan di dalam kota Sampit.

“Kalau jalan lingkar selatan itu rusak, nanti kendaraan-kendaraan berat akan masuk melintasi jalan dalam kota lagi. Nanti jalan dalam kota akan rusak lagi. Selain itu, juga berisiko terjadi kecelakaan,” kata Rinie, Jumat, 21 Januari 2022.

Jalan lingkar selatan berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Pemerintah daerah masih menunggu realisasi perbaikan jalan tersebut seperti yang dijanjikan sebelumnya.

Namun sementara menunggu perbaikan permanen itu, penanganan darurat harus dilakukan, seperti yang pernah dilaksanakan sebelumnya. Jika tidak, kerusakan akan semakin parah dan dikhawatirkan jalan tidak bisa lagi dilewati oleh kendaraan angkutan berat yang akan menuju maupun dari Pelabuhan Bagendang.

Rinie mengaku sependapat dengan imbauan Bupati Halikinnor agar perusahaan besar yang turut memanfaatkan jalan tersebut, bersama-sama membantu penanganan darurat jalan itu. Apalagi manfaatnya juga untuk kelancaran bersama.

Pola penanganan darurat yang pernah dilakukan pada Desember 2021 lalu bisa kembali dijalankan. Perusahaan menyumbang material berupa agregat kelas B, sedangkan Dinas Pekerjaan Umum mengoperasikan alat berat untuk meratakannya sehingga jalan kembali fungsional dan lancar.

Jika ditangani bersama, dia yakin bebannya tidak terlalu berat. Ini juga menjadi momen bagi perusahaan untuk menunjukkan komitmen membantu pembangunan daerah, apalagi kendaraan perusahaan juga memanfaatkan jalan tersebut.

“Sambil kita menunggu perbaikan oleh provinsi, kita tangani dulu ini secara darurat supaya tetap fungsional. Kami yakin perusahaan akan mau membantu. Untuk jangka panjang, memang jalan itu perlu peningkatan permanen, misalnya dengan cor beton sehingga lebih kuat dilintasi kendaraan berat,” pungkas Rinie. (C2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *