Ini Jumlah Anak Usia 6-11Tahun Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19 di Kotim

Ini Jumlah Anak Usia 6-11Tahun Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19 di Kotim

CATATAN.CO.ID, Sampit – Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Kotawaringin Timur akan menyasar sebanyak 44.295 anak. Namun hingga kini realisasinya masih terbilang rendah karena minimnya stok vaksin.

“Vaksinasi anak usia 6-11 tahun sedang berjalan. Namun sayang vaksin di temoat kita terbatas,” katanya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim, Umar Kaderi, Senin, 31 Januari 2022.

Pendataan target vaksinasi anak ini menyusul adanya keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) nomor HK.01.07/MENKES/6688/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun yang diterbitkan pada 13 Desember 2021 lalu.

Ia melanjutkan, di Kotim vaksinasi anak usia 6-11 tahun secara bertahap mulai dilaksanakan di beberapa puskesmas, meskipun belum optimal lantaran terkendala stok vaksin yang terbatas. Dari instansi vertikal pun mulai melaksanakan vaksinasi ini, seperti yang digelar oleh Kepolisian Resor (Polres) Kotim di beberapa Sekolah Dasar (SD) sejak pekan lalu.

Untuk mengatasi kendala stok vaksin ini, Dinkes Kotim telah mengajukan permintaan alokasi vaksin dengan bersurat ke Dinkes Provinsi Kalteng dan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan. Namun, hingga kini dropping vaksin belum diterima.

“Belum ada dropping vaksin, jadi yang digunakan saat ini masih stok sebelumnya yang jumlahnya terbatas,” ujarnya.

Pihaknya pun berharap permintaan vaksin ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait, sehingga pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini dapat lebih digencarkan. Sementara, sesuai dengan keputusan menteri di atas, ditetapkan anak usia 6-11 tahun vaksinasi menggunakan vaksin Covid-19 Bio Farma atau Coronavac yang telah mendapatkan persetujuan penggunaan pada masa darurat (emergency use authorization) atau penerbitan nomor izin edar (NIE) dari BPOM.

Sebenarnya, ada vaksin jenis lain yang dapat digunakan untuk anak usia 6-11 tahun, tapi dengan catatan telah mendapat persetujuan penggunaan pada masa darurat atau penerbitan NIE yang diberikan oleh BPOM dan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI). (C1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *